KLIKKALTENG, Palangka Raya – Program Pendidikan Huma Betang yang dijalankan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mencatat capaian positif dengan tingkat kepuasan publik mencapai 97,8 persen.
Berdasarkan hasil survei Litbang Kompas, mayoritas masyarakat, khususnya pelajar dan tenaga pendidik, menilai program tersebut mampu meningkatkan kualitas pendidikan secara signifikan.
Di bawah kepemimpinan Gubernur Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo, program ini menghadirkan berbagai inovasi, mulai dari digitalisasi pembelajaran hingga peningkatan fasilitas sekolah.
Salah satu program unggulan yang paling mendapat apresiasi adalah digitalisasi pendidikan melalui penyediaan perangkat pembelajaran berbasis teknologi serta akses internet di sekolah.
Selain itu, program Kelas Digital Huma Betang juga dinilai membantu memperluas akses belajar, khususnya bagi siswa di daerah yang memiliki keterbatasan akses pendidikan.
Program beasiswa dan sekolah gratis turut menjadi faktor pendukung meningkatnya kepuasan masyarakat terhadap kebijakan pendidikan di Kalteng.
Namun demikian, sejumlah kendala masih ditemukan, seperti belum meratanya jaringan internet dan kebutuhan peningkatan kompetensi tenaga pengajar dalam mengoperasikan teknologi pembelajaran.
Pemerintah daerah pun berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan agar program ini dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat.
Dengan dukungan publik yang mencapai 98 persen, Program Huma Betang diyakini mampu menjadi tonggak penting dalam menciptakan sistem pendidikan yang modern dan inklusif di Kalteng.


















