KLIKKALTENG, Muara Teweh – Warga Kecamatan Teweh Timur diguncang peristiwa tragis yang menewaskan lima orang dalam satu keluarga di kawasan KM 80, wilayah pedalaman perbatasan Kalimantan Tengah–Kalimantan Timur, Minggu (19/4/2026).
Peristiwa mengerikan ini terjadi di sebuah pondok tempat para korban tinggal. Berdasarkan informasi sementara, sekelompok pelaku datang menggunakan kendaraan dan langsung melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam. Aksi tersebut berlangsung cepat dan brutal, membuat korban tidak sempat menyelamatkan diri.
Korban yang meninggal dunia terdiri dari beberapa orang dewasa serta anak-anak, termasuk seorang balita. Satu korban lainnya dilaporkan selamat namun mengalami luka berat dan saat ini dirawat intensif di RSUD Muara Teweh.
Tidak hanya melakukan pembunuhan, pelaku juga diduga membakar pondok milik korban sebelum melarikan diri ke arah hutan. Hingga kini, motif dari aksi kekerasan tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febiyanto, membenarkan adanya kejadian tersebut dan memastikan bahwa pihaknya tengah melakukan langkah cepat untuk mengungkap kasus ini.
“Kami fokus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku. Kami juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing informasi yang belum jelas,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi perhatian serius karena tingkat kekerasannya yang tinggi dan menimbulkan korban jiwa dalam jumlah besar.


















