banner 728x250

Pemprov Kalteng dan Kalsel Bangun Kolaborasi Strategis untuk Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah Darliansjah memberikan arahan saat rapat pembahasan peluang kerja sama strategis antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di Palangka Raya. (Foto: MMC Kalteng)
banner 120x600
banner 468x60

KLIKKALTENG, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus memperkuat langkah kolaboratif dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui penjajakan kerja sama strategis di berbagai bidang yang berorientasi pada peningkatan pelayanan publik dan percepatan pembangunan daerah.

Pembahasan tersebut dilakukan dalam Rapat Penawaran Kerja Sama Daerah yang berlangsung di Ruang Rapat Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (4/6/2026).

Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, Darliansjah, menilai kerja sama antardaerah menjadi instrumen penting dalam menjawab tantangan pembangunan yang semakin kompleks.

Menurutnya, sinergi lintas wilayah dapat membuka peluang pertukaran pengalaman, pemanfaatan sumber daya secara lebih optimal, serta menghadirkan solusi bersama terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Kerja sama harus memberikan manfaat yang nyata. Karena itu, seluruh perangkat daerah perlu aktif menggali potensi yang bisa dikembangkan bersama,” kata Darliansjah.

Ia menegaskan bahwa setiap kesepakatan yang nantinya dibangun harus berorientasi pada implementasi program yang terukur dan mampu memberikan dampak positif bagi kedua daerah.

Dalam rapat tersebut, sejumlah sektor prioritas menjadi bahan pembahasan, di antaranya pendidikan, kesehatan, sosial, penanggulangan bencana, serta sektor kelautan dan perikanan.

Bidang-bidang tersebut dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan melalui kerja sama yang saling menguntungkan, terutama dalam mendukung peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Plt Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Jhon Lis Berger, menjelaskan bahwa penawaran kerja sama berasal dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan yang awalnya berfokus pada sektor pendidikan.

Namun setelah dilakukan kajian oleh Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah (TKKD), ruang lingkup kerja sama dinilai dapat diperluas ke berbagai sektor strategis lainnya.

“Potensi kerja sama tidak hanya pada bidang pendidikan, tetapi juga mencakup penanganan kebakaran, kerawanan sosial, hingga pengembangan sektor perikanan dan kelautan yang memiliki prospek besar bagi kedua provinsi,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap pembahasan ini menjadi langkah awal terbentuknya kerja sama yang produktif, berkelanjutan, dan mampu mendorong pertumbuhan pembangunan yang lebih merata di wilayah Kalimantan.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *