banner 728x250

Pemkab Barito Utara Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Lahei Barat, Tiga KK Terdampak

Kepala Dinsos PMD Barito Utara, Suparmi A. Aspian saat menyerahkan bantuan sembako kepada warga korban kebakaran di Desa Nihan Hilir, Kecamatan Lahei Barat.
banner 120x600
banner 468x60

KLIKKALTENG, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos PMD) menyalurkan bantuan kepada warga terdampak kebakaran di RT 5 Desa Nihan Hilir, Kecamatan Lahei Barat, Kamis (8/1/2026).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Dinsos PMD Barito Utara, Suparmi A. Aspian, kepada tiga kepala keluarga yang menjadi korban dalam musibah tersebut.

Example 300x600

Suparmi menyampaikan bahwa bantuan berupa paket sembako dan peralatan rumah tangga ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang mengalami bencana.

“Ini adalah wujud perhatian pemerintah kepada warga yang terdampak musibah. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para korban,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Barito Utara, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah yang tidak dapat hadir secara langsung karena agenda yang bersamaan.

Lebih lanjut, Suparmi menegaskan bahwa penanganan korban bencana merupakan bagian dari tugas dan fungsi Dinas Sosial sekaligus komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, ia mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh korsleting listrik.

“Kami berharap kejadian ini menjadi pelajaran agar masyarakat lebih berhati-hati dalam menjaga keamanan rumah dan lingkungan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Nihan Hilir, Dawin, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara atas bantuan yang telah diberikan kepada warganya.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian pemerintah. Bantuan ini sangat membantu warga yang terdampak,” ucapnya.

Diketahui, kebakaran terjadi pada 31 Desember 2025 sekitar pukul 20.00 WIB yang menghanguskan rumah milik Ibu Teti Sumarni. Rumah tersebut dihuni oleh tiga kepala keluarga dengan total sembilan jiwa.

Berdasarkan informasi dari pihak desa, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *