KLIKKALTENG, Muara Teweh – Menjelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Barito Utara Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar rapat koordinasi persiapan Apel Gelar Pasukan Pengamanan PSU di ruang rapat Setda Muara Teweh, Kamis (24/7/2025).
Rapat dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, dan diikuti oleh unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, serta instansi teknis terkait.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 313/PHPU.BUP-XXIII/2025 tentang pelaksanaan PSU di Kabupaten Barito Utara.
Dalam arahannya, Pj Bupati Indra Gunawan menegaskan bahwa keberhasilan PSU tidak hanya diukur dari terselenggaranya pemungutan suara, tetapi juga dari tingkat keamanan dan kondusifitas wilayah selama proses berlangsung.
“Koordinasi lintas sektor harus benar-benar diperkuat. Seluruh elemen pemerintah daerah, aparat keamanan, dan penyelenggara pemilu harus memastikan pelaksanaan PSU berjalan aman, tertib, dan lancar. Tidak boleh ada celah dalam pengawasan maupun kesiapan teknis di lapangan,” ujar Indra.
Ia juga meminta agar Apel Gelar Pasukan Pengamanan PSU dapat dipersiapkan secara matang sebagai bentuk kesiapan aparat dalam menjaga stabilitas daerah menjelang hari pelaksanaan pemungutan suara ulang.
Sementara itu, Kasatpol PP Barito Utara, Aprin Siaga Dahan, memaparkan bahwa Apel Gelar Pasukan akan dilaksanakan pada 4 Agustus 2025 di Arena Terbuka Tiara Batara, Muara Teweh.
Apel ini akan melibatkan unsur TNI-Polri, Satpol PP, BPBD, Dinas Perhubungan, dan berbagai elemen pendukung pengamanan lainnya.
“Kami telah menyiapkan sketsa kegiatan apel, termasuk susunan petugas dan perangkat pelaksanaan seperti pimpinan apel, perwira upacara, serta peserta dari berbagai instansi. Tujuannya agar pengamanan PSU bisa dilakukan dengan optimal,” jelas Aprin.
Dalam rapat tersebut, Pj Bupati juga menekankan pentingnya peran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mendukung kelancaran logistik dan keamanan PSU.
Beberapa poin penting yang disampaikan antara lain:
-
Dinas Kominfosandi diminta memastikan pemasangan dan fungsi CCTV di titik-titik strategis kota untuk membantu pemantauan keamanan.
-
Dinas Pekerjaan Umum diarahkan memperbaiki ruas jalan yang rusak agar distribusi logistik pemilu tidak terhambat.
-
Dinas Dukcapil diminta menuntaskan perekaman e-KTP bagi warga yang belum terekam, guna menjamin hak pilih masyarakat.
Rapat ditutup dengan komitmen bersama seluruh pihak untuk menjaga netralitas, transparansi, dan profesionalitas selama proses PSU berlangsung.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara menegaskan kesiapan penuh dalam mendukung penyelenggara pemilu demi terciptanya pesta demokrasi yang aman, damai, dan bermartabat.
“Semangat kita satu, yaitu menjaga keutuhan dan kedamaian Barito Utara. PSU ini harus menjadi contoh bahwa masyarakat kita dewasa dalam berdemokrasi,” tegas Indra Gunawan.


















