banner 728x250

Perkuat Strategi Tekan Inflasi, Bank Indonesia dan Pemprov Kalteng Fokus Tingkatkan Kualitas Laporan TPID

Plt Sekda Kalimantan Tengah Leonard S. Ampung saat memberikan sambutan pada kegiatan sosialisasi dan asistensi penyusunan laporan kinerja TPID di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalteng, Palangka Raya. (Dw/Foto:TRA).
banner 120x600
banner 468x60

KLIKKALTENG, Palangka Raya – Upaya pengendalian inflasi di Kalimantan Tengah terus diperkuat melalui peningkatan kualitas pelaporan kinerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID). Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Bank Indonesia menggelar sosialisasi dan asistensi penyusunan laporan kinerja TPID se-Kalteng di Aula Betang Hapakat Lantai 4 Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (3/2/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memastikan setiap kebijakan pengendalian inflasi berbasis data yang akurat, terukur, dan sesuai dengan pedoman nasional.

Example 300x600

Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, menegaskan bahwa inflasi merupakan indikator penting dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah. Oleh karena itu, peran TPID sangat krusial dalam mengendalikan harga, khususnya pada komoditas pangan strategis.

“Pengendalian inflasi bukan hanya tugas administratif, tetapi bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi daerah,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan inflasi ke depan semakin kompleks, dipengaruhi oleh faktor global seperti fluktuasi harga komoditas, perubahan iklim, hingga dinamika geopolitik. Untuk itu, diperlukan sinergi lintas sektor yang kuat, terutama pada sektor pangan, transportasi, dan energi.

Sementara itu, perwakilan Bank Indonesia menyampaikan bahwa capaian inflasi Kalimantan Tengah pada 2025 berada di angka 3,13 persen, masih dalam rentang target nasional. Meski demikian, stabilitas tersebut perlu terus dijaga melalui koordinasi yang berkelanjutan.

“Inflasi yang rendah dan stabil menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Kegiatan asistensi ini juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas laporan kinerja TPID agar lebih komprehensif dan mampu menjadi dasar evaluasi kebijakan yang tepat sasaran. Selain itu, laporan tersebut juga berperan dalam penilaian nasional melalui TPID Award.

Pemprov Kalteng juga menegaskan pentingnya pelaksanaan program pengendalian inflasi seperti Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), operasi pasar, serta kerja sama antar daerah untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh TPID di Kalimantan Tengah mampu memperkuat strategi pengendalian inflasi yang adaptif dan inovatif, sehingga berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *