banner 728x250

KIMFest 2025 Dorong KIM Jadi Garda Terdepan Penangkal Hoaks di Daerah

Dirjen KPM Fifi Aleyda Yahya membuka KIMFest 2025 di Lapangan Ahmad Yani, Tangerang. (Kkg/Sumber Foto:Komdigi)
banner 120x600
banner 468x60

KLIKKALTENG, Tangerang — Festival Kelompok Informasi Masyarakat (KIMFest) Nasional 2025 resmi dibuka di Lapangan Ahmad Yani, Alun-Alun Kota Tangerang, Jumat (14/11/2025). Acara tersebut menegaskan kembali pentingnya peran Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) sebagai garda terdepan dalam penyebaran informasi akurat sekaligus benteng utama dalam menangkal hoaks di tingkat desa dan kelurahan.

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (Dirjen KPM) Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Fifi Aleyda Yahya, menyampaikan bahwa KIM memiliki posisi strategis dalam menjaga ruang informasi yang sehat.

Example 300x600

“KIM bukan hanya menyampaikan kearifan lokal dan menjelaskan program pemerintah melalui konten. Mereka juga menjadi tempat masyarakat melakukan klarifikasi ketika muncul isu-isu yang harus dipastikan kebenarannya,” tegas Fifi saat membuka acara.

Dalam sambutannya, Fifi memaparkan bahwa lebih dari 80 persen masyarakat Indonesia kini telah menggunakan internet. Kondisi ini, katanya, membuka peluang besar bagi KIM untuk memperluas jangkauan edukasi informasi.

Namun, ia mengingatkan bahwa hoaks masih menjadi ancaman besar di era digital.

“Penyebaran hoaks bergerak lebih cepat dari informasi resmi. Karena itu, KIM harus hadir sebagai pelurus informasi agar masyarakat tidak terjebak pada misinformasi,” ujarnya.

Saat ini terdapat 3.555 KIM dari 31 provinsi yang telah terdaftar melalui platform kim.id, dan jumlah itu diharapkan terus meningkat melalui sinergi berbagai pihak.

KIMFest 2025 mengusung tema “Sinergi Informasi, Aksi untuk Negeri” dan berlangsung selama dua hari dengan berbagai agenda seperti Pameran produk KIM dan UMKM, Lomba seni tingkat SLTP, Talkshow Digital Parenting “Jaga Keluarga di Dunia Maya”, Lomba mewarnai untuk anak-anak, Pelatihan pembuatan konten dan manajemen media sosial, Sharing session antar-KIM,  Pertunjukan seni dan penampilan musik.

Acara ini juga dihadiri sejumlah pejabat, antara lain Dirjen Pengawasan Ruang Digital Alexander Sabar dan Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan.

Maryono menegaskan bahwa KIM merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam memperluas jangkauan komunikasi publik.

“Kehadiran KIM sangat penting, terutama untuk isu prioritas seperti edukasi kesehatan, stunting, dan lingkungan,” kata Maryono.

KIMFest ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada peserta terbaik. Penghargaan dibagi menjadi kategori utama seperti ekonomi kreatif, sosial-budaya, dan literasi; serta kategori tambahan seperti KIM terinovatif, termandiri, dan terkreatif.

Sementara Juara Umum diberikan kepada peserta dengan total nilai tertinggi antara pameran dan kompetisi.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *