banner 728x250

Kapolda Kalteng Tekankan Penguatan Nilai Huma Betang, Dorong Persatuan dan Toleransi di Tengah Keberagaman

Kapolda kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan bersama Elemen Masyarakat Berphoto bersama usai mengikuti Apel Kebangsaan.
banner 120x600
banner 468x60

KLIKKALTENG, Palangka Raya – Dalam upaya memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Tengah, Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali menanamkan nilai-nilai luhur filosofi Huma Betang sebagai dasar menjaga keharmonisan dan keamanan di Bumi Tambun Bungai.

Ajakan tersebut disampaikan Kapolda saat memimpin Apel Kebangsaan di Lapangan Barigas Mapolda Kalteng, Jalan Tjilik Riwut Km 1, Palangka Raya, Selasa (4/11/2025). Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari perwakilan komunitas ojek online, organisasi kepemudaan (OKP), ormas, hingga kelompok buruh.

Example 300x600

“Filosofi Huma Betang bukan sekadar simbol budaya, tetapi pedoman hidup bagi masyarakat Kalimantan Tengah bahwa kita berbeda, namun hidup dalam satu rumah besar dengan semangat kebersamaan,” tegas Irjen Iwan.

Dalam sambutannya, Kapolda menegaskan bahwa makna Huma Betang rumah panjang khas suku Dayak menggambarkan kehidupan masyarakat yang toleran, saling menghargai, dan bergotong royong meskipun memiliki perbedaan keyakinan, suku, dan budaya.

“Kondisi bangsa kita saat ini membutuhkan semangat seperti Huma Betang. Jangan biarkan perbedaan justru menjadi sumber perpecahan. Kita harus menjaga nilai persatuan ini agar Kalimantan Tengah tetap aman, damai, dan sejahtera,” ujarnya di hadapan ratusan peserta apel.

Menurutnya, penguatan nilai-nilai kebangsaan sangat penting di era digital saat ini, di mana arus informasi yang cepat dapat memicu polarisasi dan konflik sosial jika tidak disikapi dengan bijak.

Kegiatan Apel Kebangsaan ini juga menjadi momentum mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban (Kamtibmas). Kapolda menilai, keamanan bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama seluruh warga.

“Stabilitas Kamtibmas tidak bisa hanya dijaga oleh aparat kepolisian. Masyarakat adalah mitra strategis kami. Sinergi yang kuat antara Polri dan rakyat menjadi benteng utama menghadapi potensi gangguan keamanan,” jelasnya.

Kapolda juga mengapresiasi antusiasme berbagai elemen masyarakat yang hadir. Ia menilai, partisipasi aktif warga dalam kegiatan seperti ini menjadi bukti nyata bahwa Kalimantan Tengah memiliki semangat kebersamaan yang kuat.

Apel Kebangsaan yang diikuti ratusan peserta dari berbagai latar belakang ini diisi dengan pembacaan ikrar kebangsaan, doa lintas agama, serta penampilan seni budaya khas Kalteng.

Suasana penuh kekeluargaan tampak mewarnai kegiatan tersebut, mencerminkan filosofi hidup Huma Betang yang mengedepankan persaudaraan dan musyawarah.

“Pertemuan seperti ini harus terus dilakukan, karena di sinilah ruang kita untuk berkomunikasi, mempererat silaturahmi, dan menumbuhkan semangat nasionalisme,” ungkap Irjen Iwan.

Menutup kegiatan, Kapolda kembali mengingatkan bahwa keamanan dan kedamaian daerah berawal dari masyarakat itu sendiri. Ia mengajak seluruh warga Kalteng untuk menjadi pelopor persatuan dan perdamaian, serta menolak segala bentuk provokasi yang dapat memecah belah.

“Mari kita rawat nilai-nilai Huma Betang dalam kehidupan sehari-hari. Dengan menjaga kebersamaan dan komunikasi, kita bisa memastikan Kalimantan Tengah tetap menjadi rumah besar yang aman dan penuh berkah,” pungkasnya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *