KLIKKALTENG, Palangka Raya – Aksi cepat dan humanis kembali ditunjukkan oleh Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Palangka Raya. Bukan untuk memadamkan api atau mengevakuasi hewan berbahaya, kali ini petugas turun tangan membantu seorang warga yang kehilangan anak kunci motor di kawasan Jalan Yos Sudarso, tepat di depan Toko Pisang Keju, Senin malam (3/11/2025).
Kisah unik ini berawal dari laporan seorang warga yang panik karena kunci motornya terjatuh ke kolong jembatan kayu ulin. Ia sudah berusaha mencari sendiri, namun hasilnya nihil.
“Saya baru sadar kantong celana bocor setelah mau pulang. Kunci motor enggak ada di saku, sudah dicari di sekitar toko tapi tidak ketemu,” ujar Adi, warga yang kehilangan kunci.
Setelah mendapat saran dari temannya, Adi pun menghubungi Tim Rescue Damkar Palangka Raya untuk meminta bantuan. Saat itu, tim baru saja menyelesaikan tugas evakuasi mobil terperosok, namun dengan sigap mereka langsung berputar arah menuju lokasi laporan.
“Begitu menerima laporan, kami langsung ke lokasi dan minta kronologi kejadian untuk menentukan area pencarian,” kata Sucipto, Kasi Operasi dan Penyelamatan Damkar Palangka Raya.
Dengan peralatan keselamatan lengkap, tim segera turun ke bawah jembatan yang memiliki konstruksi kayu ulin. Pencarian dilakukan dengan senter dan alat bantu pencapit, menyisir setiap celah di antara papan dan tanah di bawah jembatan.
Setelah sekitar 15 menit pencarian, terdengar suara dari salah satu anggota Rescue yang berada di bawah jembatan, “Kunci sudah ketemu!”
Spontan, warga yang menonton dari atas jembatan bersorak gembira. Tak lama kemudian, petugas keluar dari bawah jembatan sambil membawa anak kunci motor Honda GTR yang sempat hilang itu.
“Benar! Itu kunci saya!” teriak Adi dengan wajah lega dan penuh syukur.
Ia pun langsung mengucapkan terima kasih kepada tim Damkar yang membantu tanpa ragu.
“Terima kasih, Bapa Damkar, garceep banget! Enggak nyangka bisa ketemu,” ujarnya sambil tersenyum.
Kejadian ini bukan pertama kalinya tim Rescue Damkar Palangka Raya membantu masyarakat dalam hal-hal nonkebakaran. Sebelumnya, mereka juga pernah membantu melepaskan cincin dari jari warga, mengevakuasi ular, hingga menolong anak kecil yang jarinya terjebak di sepeda listrik.
“Kami bukan hanya menangani kebakaran, tapi semua bentuk situasi darurat masyarakat. Sekecil apa pun laporan, kami tanggapi dengan serius,” ujar Sucipto.
Ia menambahkan bahwa tugas Damkar kini tidak hanya sebatas pemadaman api, melainkan penyelamatan manusia, hewan, dan bahkan barang pribadi yang memiliki nilai penting bagi warga.
Kasus unik ini sekaligus menjadi pengingat bahwa masyarakat tidak perlu sungkan meminta bantuan jika mengalami kesulitan yang membutuhkan keahlian tim penyelamat.
“Kami siap siaga 24 jam. Kalau ada kejadian seperti kehilangan kunci di tempat berisiko, jangan coba ambil sendiri, laporkan saja agar aman,” imbau Sucipto.
Meski hanya membantu menemukan sebuah kunci motor, tindakan cepat dan kepedulian tim Rescue Damkar Palangka Raya kembali membuktikan bahwa pelayanan publik terbaik adalah yang hadir tepat waktu, di mana pun dan kapan pun masyarakat membutuhkan.
“Ini bukan soal besar kecilnya tugas,
tapi soal tanggung jawab kami sebagai pelayan masyarakat,” tutup Sucipto.


















