banner 728x250

Istri Bupati Purwakarta, Dini Yuliani, Meninggal Dunia: Sosok Penuh Dedikasi dan Kasih untuk Warga

Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein di pemakaman istrinya, Dini Yuliani, Selasa (28/10/2025) pagi.(KOMPAS.COM/FARIDA)
banner 120x600
banner 468x60

KLIKKALTENG, Purwakarta – Kabar duka menyelimuti Pemerintah Kabupaten Purwakarta. Istri Bupati Purwakarta, Hj. Dini Yuliani, meninggal dunia pada Selasa dini hari (28/10/2025) pukul 03.10 WIB di RSUD Bayu Asih Purwakarta setelah menjalani perawatan intensif akibat sakit yang dideritanya sejak beberapa waktu terakhir.

Kabar kepergian almarhumah dikonfirmasi langsung oleh Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein (Om Zein). Dengan suara bergetar, beliau menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas sosok yang selama ini menjadi pendamping setia di setiap langkah pengabdian untuk Purwakarta.

Example 300x600

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Istri saya berpulang tadi jam tiga lewat sepuluh di Bayu Asih. Beliau sudah lama sakit, tapi tetap semangat dan tidak pernah mengeluh,” ucap Bupati Zein dengan mata berkaca-kaca di rumah duka, Selasa pagi.

Sosok Dini Yuliani di Mata Masyarakat

Semasa hidupnya, Hj. Dini Yuliani dikenal sebagai pribadi yang ramah, dermawan, dan peduli terhadap masyarakat kecil.

Ia aktif sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Purwakarta, dan turut memprakarsai berbagai kegiatan sosial, terutama di bidang pemberdayaan perempuan, kesehatan anak, dan pendidikan keluarga.

Selain itu, Dini juga pernah menjabat sebagai Anggota DPRD Purwakarta periode 2019–2024, dan dikenal sebagai tokoh perempuan inspiratif yang memperjuangkan aspirasi masyarakat, terutama kalangan ibu rumah tangga dan pelaku UMKM.

“Beliau itu sosok yang tidak hanya mendampingi Pak Bupati, tapi juga benar-benar hadir untuk rakyat. Selalu hadir di tengah masyarakat tanpa memandang status,” ujar salah satu kader PKK Desa Salem, Nurhayati, saat ditemui di rumah duka.

Prosesi Pemakaman dan Ucapan Belasungkawa

Jenazah almarhumah disemayamkan di rumah duka Desa Salem, Kecamatan Pondoksalam, Purwakarta, sebelum dimakamkan di TPU Kampung Genggereng pada Selasa siang. Prosesi pemakaman berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan pelayat dari berbagai kalangan, termasuk pejabat daerah, tokoh agama, dan masyarakat umum.

Ucapan duka juga datang dari berbagai pihak, termasuk Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, serta sejumlah kepala daerah di wilayah Priangan.

“Kita kehilangan sosok perempuan tangguh dan teladan. Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT,” tulis Dedi dalam akun Instagram pribadinya.

Pesan Terakhir Almarhumah

Menurut keluarga, sebelum wafat, Dini Yuliani sempat menitipkan pesan agar kegiatan tadarus bersama yang selama ini rutin dilaksanakan di lingkungan rumah dinas tetap diteruskan.

“Beliau ingin semangat kebersamaan dan doa jangan pernah putus,” ungkap salah satu kerabat.

Duka Mendalam untuk Purwakarta

Kepergian Dini Yuliani menjadi kehilangan besar bagi masyarakat Purwakarta. Tak hanya sebagai istri Bupati, tetapi juga sebagai figur ibu bagi warga yang selalu aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan.

Suasana haru masih terasa di rumah duka hingga malam hari, dengan masyarakat terus berdatangan untuk memberikan doa dan penghormatan terakhir.

Selamat jalan, Hj. Dini Yuliani.

Dedikasi dan kasihmu akan selalu dikenang oleh masyarakat Purwakarta.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *