KLIKKALTENG, Palangka Raya — Aksi pencurian kembali terjadi di lingkungan kampus Universitas Palangka Raya (UPR). Kali ini, sebuah sepeda motor milik mahasiswa raib saat sang pemilik tengah melaksanakan salat Isya di Masjid Shalahuddin, Jalan Yos Sudarso, Senin malam (27/10/2025).
Kejadian tersebut terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) masjid. Dalam video berdurasi sekitar dua menit itu, terlihat seorang pria tak dikenal dengan tenang membawa kabur motor korban yang terparkir di halaman masjid.
Dari hasil rekaman CCTV, diketahui pelaku sempat datang lebih awal ke area masjid pada sore hari. Ia melihat kunci motor korban tertinggal di teras masjid, kemudian mengambilnya secara diam-diam dan pergi menggunakan mobil bersama seorang wanita yang diduga istrinya.
Beberapa jam kemudian, tepat saat waktu salat Isya, pelaku kembali ke lokasi. Dengan kunci yang sudah diambil sebelumnya, pelaku langsung menyalakan motor korban dan melarikan diri tanpa menimbulkan kecurigaan warga sekitar.
“Korban baru sadar setelah selesai salat. Saat mencari kunci, dia kaget karena motornya sudah tidak ada di tempat,” ujar M. Fauzi, Ketua Masjid Shalahuddin Palangka Raya.
Aksi pelaku ini dinilai cukup cerdik karena memanfaatkan kelengahan korban yang meninggalkan kunci motor di tempat umum. Kasus seperti ini, menurut warga sekitar, mulai sering terjadi di sejumlah tempat ibadah di Palangka Raya.
“Biasanya orang merasa aman di lingkungan masjid. Tapi ternyata sekarang pencuri makin berani dan memperhatikan kebiasaan jamaah,” kata salah satu mahasiswa yang enggan disebut namanya.
Kasus ini sudah dilaporkan ke pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut. Petugas disebut tengah menelusuri rekaman CCTV serta jejak kendaraan pelaku yang tampak meninggalkan lokasi menggunakan mobil berwarna merah.
“Kami berharap pelaku segera tertangkap, karena motor itu masih kredit dan korban butuh untuk kuliah,” tambah M. Fauzi.
Polresta Palangka Raya pun mengimbau masyarakat, khususnya mahasiswa dan jamaah masjid, agar lebih berhati-hati menyimpan kunci dan barang berharga, terutama saat beribadah.
Peristiwa ini menjadi peringatan penting agar keamanan lingkungan masjid lebih diperhatikan, misalnya dengan menambah petugas parkir atau sistem pengawasan yang lebih ketat.


















