Bank Rakyat Indonesia (BRI) kembali tancap gas dalam menyalurkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) di tahun 2025. Program ini ditujukan untuk membantu pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) agar memperoleh pembiayaan dengan bunga ringan dan persyaratan yang lebih mudah.
Capaian dan Alokasi Penyaluran
Hingga Agustus 2025, BRI telah menyalurkan KUR senilai sekitar Rp 114,28 triliun kepada sekitar 2,5 juta debitur UMKM.
Total alokasi KUR untuk 2025 ditetapkan sebesar Rp 175 triliun bagi BRI.
Dari total tersebut, sektor produksi (pertanian, perikanan, perdagangan, industri, jasa) menyumbang porsi besar yakni lebih dari 60 %.
Realisasi nasional hingga April 2025: 1.352.024 debitur menerima KUR senilai Rp 76,49 triliun atau sekitar 25,49% dari target Rp 300 triliun.
Jenis-Jenis KUR dan Bunga
Program KUR di BRI terdiri dari beberapa kategori:
KUR Mikro: Plafon sampai Rp 50 juta.
KUR Kecil: Plafon mulai dari Rp 50 juta hingga maksimal Rp 500 juta.
KUR TKI: Untuk pembiayaan calon tenaga kerja Indonesia ke luar negeri, plafon hingga Rp 25 juta.
Suku bunga efektif ditetapkan 6% per tahun untuk jenis KUR Mikro dan Kecil.
Syarat dan Cara Pengajuan
Untuk mengajukan KUR BRI, pelaku usaha perlu memenuhi beberapa persyaratan berikut:
- Usaha yang dijalankan harus produktif dan layak, serta telah aktif minimal 6 bulan.
- Tidak sedang menerima pembiayaan produktif dari bank lain (kecuali kredit konsumtif seperti KPR/KKB).
- Dokumen yang diperlukan antara lain KTP, KK, surat izin usaha atau NIB/Surat Keterangan Usaha; untuk pinjaman di atas Rp 50 juta biasanya membutuhkan NPWP.
- Pengajuan bisa dilakukan online melalui situs resmi KUR BRI atau langsung ke kantor cabang BRI.
Manfaat bagi UMKM
Pembiayaan bersuku bunga rendah menjadi solusi bagi UMKM yang selama ini terkendala modal kerja atau investasi kecil.
Dengan dana yang cukup, usaha bisa memperluas kapasitas, meningkatkan produktivitas dan daya saing.
Perluasan akses pembiayaan di daerah-tertinggal maupun pedalaman diharapkan turut mendukung pemerataan ekonomi.
Catatan dan Tips Penting
- Sebelum mengajukan, pastikan Anda sudah memeriksa kemampuan membayar cicilan bulanan agar tidak memberatkan usaha.
- Siapkan semua dokumen secara lengkap agar proses verifikasi dan survei berjalan lancar.
- Jangan menunggu terlalu lama karena kuota di tiap cabang BRI kadang dibatas oleh alokasi masing-masing unit.
- Pastikan dana yang diterima digunakan sesuai tujuan (modal kerja atau investasi) supaya pinjaman berdampak baik bagi usaha.


















