banner 728x250

Pemkab Pulang Pisau Gelar Pasar Penyeimbang, Upaya Terkini Tekan Inflasi Daerah

Foto: Bupati Pulang Pisau, H. Ahmad Rifa`i (dua dari kiri) turut meninjau langsung pelaksanaan pasar murah atau pasar penyeimbang yang digelar Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM di lima lokasi pada Rabu di Kantor Kelurahan Bereng dan Balai Desa Gohong.
banner 120x600
banner 468x60

KLIKKALTENG, Pulang Pisau — Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau makin intensif melakukan langkah nyata dalam pengendalian inflasi lokal melalui penyelenggaraan pasar murah / pasar penyeimbang di lima lokasi berbeda. Bupati H. Ahmad Rifa’i turun langsung meninjau pelaksanaan program ini agar lebih tepat sasaran.

Selama kegiatan pasar murah, kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir dijual dalam paket dengan harga Rp 75.000 per paket jauh di bawah harga pasar biasa. Setiap titik lokasi menerima 200 paket, sehingga total paket yang disediakan mencapai 1.000 paket di lima lokasi: Kelurahan Bereng, Desa Gohong, Kanamit, Maliku Baru, dan Pangkoh Hilir.

Example 300x600

Bupati Ahmad Rifa’i menyampaikan harapannya bahwa program ini mampu membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari dan meringankan tekanan terhadap anggaran belanja keluarga akibat kenaikan harga. Ia juga berinteraksi langsung dengan warga untuk memastikan distribusi berjalan baik dan sesuai kriteria.

Untuk memastikan keadilan dan efisiensi, paket dari pasar murah dialokasikan menggunakan sistem kupon yang dikelola oleh pemerintah kelurahan dan desa. Pendataan warga yang berhak dilakukan agar distribusi tidak tumpang tindih dan benar-benar menyentuh masyarakat yang rentan.

Menurut Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM Pulang Pisau, Elieser Jaya, penyediaan paket bersubsidi melalui pasar penyeimbang ini adalah salah satu strategi utama dalam meredam fluktuasi harga di pasaran lokal.

Meski program telah berjalan, tantangan seperti pengawalan distribusi, transparansi data penerima, dan keberlanjutan program tetap menjadi catatan penting untuk diperbaiki. Bila sukses, inisiatif ini bisa menjadi model bagi kabupaten/kota lain di Kalteng dalam menangani inflasi lokal.

Dengan langkah nyata seperti pasar penyeimbang, Pemkab Pulang Pisau berharap agar masyarakat tidak terlalu terbebani oleh lonjakan harga, sekaligus memperkuat stabilitas ekonomi daerah ke depan.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *