banner 728x250

Wagub Edy Pratowo Tekankan Pembinaan Atlet Muda Kalteng Sebagai Investasi Jangka Panjang

Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo saat memasangkan atribut kepada salah satu atlet kontingen POPNAS dan PEPARPENAS 2025, dalam acara pelepasan di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis (30/10/2025). (Foto: Diskominfo Kalteng / Asf).
banner 120x600
banner 468x60

KLIKKALTENG, Palangka Raya – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Edy Pratowo secara resmi melepas Kontingen Provinsi Kalimantan Tengah menuju Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (PEPARPENAS) XI Tahun 2025.

Acara pelepasan berlangsung di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (30/10/2025), dihadiri jajaran Forkopimda, pelatih, ofisial, serta ratusan atlet pelajar dari berbagai kabupaten/kota di Bumi Tambun Bungai.

Example 300x600

Dalam sambutannya, Wagub Edy menyampaikan bahwa pembinaan atlet muda bukan sekadar kegiatan kompetisi, melainkan investasi jangka panjang bagi kemajuan Kalimantan Tengah di bidang olahraga dan karakter generasi muda.

“Olahraga menanamkan disiplin, kerja keras, dan semangat pantang menyerah. Nilai-nilai ini penting bagi anak-anak muda Kalteng untuk menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.

Edy juga menekankan agar seluruh atlet menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan semangat Isen Mulang di setiap pertandingan, baik di POPNAS maupun PEPARPENAS.

Ia berharap kontingen Kalteng dapat menunjukkan performa terbaik dan membawa pulang prestasi yang membanggakan.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kalteng Agus Siswadi menyampaikan bahwa sebanyak 279 orang dikirim ke Jakarta untuk mengikuti kedua ajang nasional ini, terdiri dari 106 atlet, 43 pelatih, 54 ofisial, 4 tenaga medis, 3 tim media, serta 69 pendamping dari kabupaten/kota.

Kalteng akan berlaga di 16 cabang olahraga POPNAS dan 4 cabang olahraga PEPARPENAS, seperti renang, atletik, dayung, judo, taekwondo, panahan, tenis meja, hingga para-bulutangkis.

“Ajang ini bukan hanya kompetisi, tapi juga evaluasi dari hasil pembinaan olahraga pelajar di Kalteng,” jelas Agus.

Edy Pratowo menambahkan, agar prestasi tidak berhenti di tingkat pelajar, pemerintah daerah bersama KONI dan sekolah perlu memperkuat jalur pembinaan berkelanjutan dari usia dini hingga profesional.

Ia juga menyoroti pentingnya dukungan fasilitas dan pelatih bersertifikat di setiap kabupaten/kota agar pemerataan potensi atlet lebih merata.

“Saya minta setelah ajang ini, jangan hanya berhenti di euforia kemenangan. Jadikan ini langkah awal pembinaan yang lebih serius dan berkesinambungan,” tegasnya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *