KLIKKALTENG, Jakarta – Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII Tahun 2025 resmi dimulai, dan kontingen Kalimantan Tengah (Kalteng) langsung menunjukkan semangat juang tinggi di hari pertama pertandingan, Minggu (2/11/2025).
Dua cabang olahraga unggulan, dayung (rowing) dan sepak takraw, menjadi ajang pembuktian awal bagi para atlet muda asal Bumi Tambun Bungai untuk unjuk kemampuan.
Di cabang dayung, para atlet muda Kalteng tampil penuh percaya diri di berbagai nomor pertandingan. Helvi Septian Saputra turun di nomor Men Single Sculls (M1X) Heat 1, bersaing ketat dengan peserta dari Jambi, Jawa Tengah, Maluku Utara, dan Jawa Barat.
Sementara pasangan Ekklesia Esterin dan Zefanya Febrianti berlaga di nomor Women Coxless Pair (W2-) dan Women Double Sculls (W2X), menghadapi lawan tangguh dari berbagai provinsi besar.
Di nomor Women Single Sculls (W1X), atlet muda Revalia tampil berani menghadapi peserta dari Maluku, Papua, Jambi, dan Jawa Timur. Meski dihadang lawan berat, semangat mereka tidak surut sedikit pun.
“Hari pertama selalu menjadi ujian mental, tapi anak-anak kita tampil luar biasa. Mereka menunjukkan tekad yang besar untuk membawa nama Kalteng,” ujar Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalteng, Agus Siswadi, yang hadir langsung memberikan dukungan di arena pertandingan.
Tidak hanya di arena air, semangat juang juga membara di lapangan sepak takraw. Tim putra Kalimantan Tengah bertanding sengit melawan regu tangguh dari Sumatera Selatan.
Setiap servis, smash, dan blok dibalas dengan teriakan semangat khas “Isen Mulang!” dari para atlet dan pelatih.
“Saya melihat semangat mereka luar biasa. Ini bukan sekadar pertandingan, tapi tentang bagaimana anak-anak kita belajar pantang menyerah dan menjunjung tinggi sportivitas,” ucap Agus dengan penuh optimisme.
Agus Siswadi menegaskan bahwa hasil yang diraih pada POPNAS kali ini diharapkan lebih baik dari edisi sebelumnya di Palembang.
Pihaknya juga memastikan dukungan penuh dari pemerintah daerah dalam menjaga stamina dan mental juang para atlet selama kompetisi berlangsung.
“Mudah-mudahan harapan kita semua saat pelepasan kontingen kemarin bisa terwujud, yakni membawa pulang medali emas untuk Kalteng,” tegasnya.
Lebih dari sekadar kompetisi, ajang POPNAS menjadi wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, dan semangat kebersamaan bagi generasi muda.
Atlet-atlet pelajar dari Kalimantan Tengah tak hanya membawa nama daerah, tetapi juga membawa pesan kuat: bahwa anak muda daerah pun mampu bersaing di tingkat nasional dengan semangat pantang menyerah.
“Semangat Isen Mulang adalah DNA orang Kalteng. Kami tidak takut kalah, yang penting terus berjuang,” ungkap salah satu atlet dayung, Ekklesia, usai pertandingan.
POPNAS XVII akan berlangsung hingga 10 November 2025, menghadirkan 23 cabang olahraga dari 38 provinsi.
Kontingen Kalimantan Tengah bertekad menorehkan hasil terbaik sebagai bentuk kebanggaan bagi daerah dan bukti nyata bahwa Kalteng Makin Berkah, Makin Berprestasi.


















