KLIKKALTENG, Jakarta — Semangat juang dan daya saing atlet muda Kalimantan Tengah kembali membuahkan hasil membanggakan. Pada ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII Tahun 2025, kontingen Kalteng berhasil menambah koleksi medali lewat raihan perunggu dari cabang olahraga dayung (rowing), nomor Women Coxless Pair (W2-) yang digelar di Jakarta, Selasa (4/11/2025).
Dua atlet muda, Ekklesia Esterin dan Zefanya Febrianti, sukses menorehkan prestasi dengan catatan waktu finis 03:33.841, menempati posisi ketiga setelah Sumatera Selatan (emas) dan DKI Jakarta (perak).
Raihan medali ini menjadi bukti bahwa semangat “Isen Mulang” pantang mundur dan tidak mudah menyerah masih tertanam kuat di dada para atlet muda Kalteng.
“Kami sangat bangga atas pencapaian ini. Prestasi ini bukan hanya kemenangan dua atlet, tetapi juga kemenangan semangat seluruh masyarakat Kalimantan Tengah,” ujar Adi Nur Pajar, Wakil Ketua Kontingen Kalteng.
Adi menyebut, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari dukungan penuh Pemerintah Provinsi Kalteng, mulai dari Gubernur, Wakil Gubernur, hingga jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) yang terus mendukung pembinaan atlet daerah.
Prestasi dari cabang dayung menjadi sinyal positif bagi masa depan olahraga Kalteng. Dalam beberapa tahun terakhir, pembinaan atlet dayung di wilayah sungai besar seperti Barito dan Kapuas mulai menunjukkan hasil nyata.
“Kami ingin olahraga air, khususnya dayung, menjadi salah satu cabang unggulan Kalimantan Tengah di level nasional. Potensi geografis kita mendukung, tinggal diperkuat pembinaan dan fasilitasnya,” ungkap Adi.
Selain cabang dayung, kontingen Kalteng juga menurunkan atlet di berbagai cabang seperti pencak silat, atletik, angkat besi, panjat tebing, karate, panahan, taekwondo, dan tenis meja yang tersebar di beberapa venue di DKI Jakarta dan Jawa Barat.
Raihan medali perunggu ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi cabang olahraga lain yang sedang bertanding. Menurut Adi, setiap medali yang diperoleh adalah hasil kerja keras, kedisiplinan, dan semangat juang tinggi para atlet muda.
”Kami berharap semangat ini menular ke seluruh cabor lainnya. POPNAS bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga wadah menempa karakter dan mental juara bagi generasi muda Kalteng,” imbuhnya.
Dengan hasil positif ini, Kalteng menegaskan posisinya sebagai provinsi dengan potensi besar dalam dunia olahraga pelajar. Pemerintah daerah disebut akan terus mendorong peningkatan sarana olahraga dan pembinaan usia dini agar lahir lebih banyak atlet berprestasi di masa depan.
“Kita ingin mencetak lebih banyak Ekklesia dan Zefanya baru. Anak-anak muda Kalteng harus yakin bahwa mereka bisa bersaing di level nasional, bahkan internasional,” tegasnya.


















