KLIKKALTENG, Jakarta – Semangat juang tak pernah padam dari para atlet muda Kalimantan Tengah (Kalteng) yang berlaga di ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII Tahun 2025 di Jakarta. Memasuki hari kelima pelaksanaan, kontingen Kalteng kembali menunjukkan taringnya dengan menambah koleksi medali dari beberapa cabang olahraga.
Torehan tersebut terdiri dari 1 medali perak di cabang taekwondo, serta 3 medali perunggu masing-masing dari cabang dayung dan pencak silat. Hasil ini menambah catatan positif kontingen Kalteng di ajang olahraga pelajar bergengsi tingkat nasional tersebut.
Wakil Ketua Kontingen Kalteng, Adi Nur Fajar, mengapresiasi perjuangan para atlet yang terus berjuang dengan semangat Isen Mulang pantang menyerah dalam menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai provinsi.
“Alhamdulillah, anak-anak kita terus menunjukkan semangat luar biasa. Mereka bukan hanya bertanding, tapi juga membawa nama baik Kalimantan Tengah dengan penuh sportivitas. Hasil ini menjadi motivasi untuk terus berjuang di sisa pertandingan,” ujar Adi.
Adi juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, Wakil Gubernur H. Edy Pratowo, serta Plt. Sekda Kalteng Leonard Ampung atas dukungan dan perhatian yang diberikan kepada para atlet muda.
“Dukungan moril dan fasilitas dari pemerintah sangat berarti bagi semangat anak-anak di lapangan. Kami akan terus berusaha menambah medali dan membawa pulang kebanggaan untuk Kalteng,” tegasnya.
Salah satu atlet pencak silat Kalteng, Muhammad Iswan, berhasil membawa pulang medali perunggu setelah bertarung ketat hingga babak semifinal.
“Pertandingannya sangat sengit, tapi saya tetap fokus dan berusaha tampil maksimal. Ini pengalaman berharga bagi saya, dan semoga bisa jadi motivasi untuk tampil lebih baik lagi ke depan,” ungkapnya dengan senyum bangga.
Senada, atlet lainnya, Ahmad Aufar R., mengaku senang bisa berkontribusi membawa nama daerah ke podium nasional. “Setiap poin kami perjuangkan. Ini hasil kerja keras kami semua pelatih, tim, dan doa dari masyarakat Kalteng,” ujarnya.
Pelatih cabang pencak silat pun mengaku puas dengan hasil yang diraih anak asuhnya. Ia menilai, capaian ini adalah bukti bahwa pembinaan olahraga pelajar di Kalteng mulai menunjukkan hasil positif.
Selain silat, cabang olahraga lain juga masih berjuang menambah medali. Cabang dayung berlangsung di Danau Cincin, JIS, dengan nomor pertandingan kayak putra dan putri. Sementara atletik, voli pasir, judo, menembak, dan akuatik juga masih diikuti atlet Kalteng di sejumlah lokasi di Jakarta.
Menariknya, Kalteng juga menurunkan atlet dalam ajang Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (PEPARPENAS) XI 2025 yang berlangsung bersamaan. Atlet disabilitas asal Kalteng tampil di cabang atletik dan tenis meja, memperlihatkan semangat inklusi dan kesetaraan dalam dunia olahraga pelajar.
Dengan raihan medali perak dan perunggu di hari kelima, kontingen Kalteng menegaskan optimisme untuk terus menambah prestasi di hari-hari berikutnya.
“Kami yakin masih ada peluang besar untuk menambah medali. Anak-anak sudah bertekad memberikan yang terbaik bagi Kalimantan Tengah,” pungkas Adi Nur Fajar penuh semangat.
Ajang POPNAS XVII 2025 menjadi momentum penting bagi regenerasi atlet muda Kalteng. Selain sebagai ajang pembuktian bakat, event ini juga menjadi wadah pembinaan olahraga menuju jenjang nasional dan internasional.


















