banner 728x250

Sekolah Garuda: Upaya Pemerintah Memunculkan Talenta Sains dari Daerah Terpencil

Sekolah Garuda, Visi Besar Presiden untuk Talenta Unggulan Sains dan Teknologi di Seluruh Pelosok Negeri.
banner 120x600
banner 468x60

KLIKKALTENG, Jakarta — Pemerintah pusat akan memulai peluncuran program Sekolah Garuda secara simultan pada Rabu, 8 Oktober 2025 di 16 lokasi di seluruh Indonesia. Program ini menjadi salah satu strategi ambisius Presiden Prabowo Subianto dalam memperluas akses pendidikan unggulan hingga ke pelosok negeri.

Menurut Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Stella Christie, Sekolah Garuda adalah wujud nyata visi besar Presiden untuk menyiapkan talenta Indonesia agar mampu menembus kampus terbaik dunia. Program ini dikemas sebagai upaya untuk “meracik” generasi unggul dalam sains dan teknologi, tak hanya dari kota besar, tetapi juga dari wilayah terpencil.

Example 300x600

“Sekolah Garuda menjadi penyempurna orkestrasi transformasi pendidikan, ini adalah cara pemerintah memperluas akses pendidikan unggul yang inklusif, meracik talenta sains dan teknologi dari anak-anak berprestasi dari penjuru negeri.” ujar Stella.

Pengenalan program tersebut melibatkan 12 sekolah transformasi dan 4 lokasi baru. Beberapa sekolah transformasi yang ikut antara lain SMAN 10 Fajar Harapan (Aceh), SMA Unggul Del (Sumatra Utara), SMAN Unggulan MH Thamrin (DKI Jakarta), SMA Taruna Nusantara (Jawa Tengah), hingga SMAN Banua BBS (Kalimantan Selatan). Sementara itu, lokasi baru akan dibangun di Belitung Timur, Timor Tengah Selatan, Konawe Selatan, dan Bulungan.

Pemerintah menargetkan hingga tahun 2029 akan terdapat 80 sekolah Sekolah Garuda Transformasi dan 20 sekolah baru. Pemerintah melihat ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Data Human Capital Index menunjukkan bahwa rata-rata siswa Indonesia baru memanfaatkan 54 % dari potensi utuh mereka, sehingga diperlukan terobosan dalam sistem pendidikan.

Dalam rangka mendukung akses ke perguruan tinggi bergengsi, pada 2024, sebanyak 143 lulusan SMA penerima Beasiswa Indonesia Maju (BIM) telah melanjutkan studi di 100 universitas terbaik dunia.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *