banner 728x250

Respons Cepat Pascagempa, Jaringan Telekomunikasi di Sulawesi Utara Hampir Sepenuhnya Pulih

Petugas memantau jaringan telekomunikasi di Posko Monitoring usai gempa di Sulawesi Utara untuk memastikan layanan kembali normal.
banner 120x600
banner 468x60

KLIKKALTENG, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menunjukkan respons cepat dalam pemulihan layanan telekomunikasi pascagempa magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara, Kamis (2/4/2026).

Dalam waktu kurang dari satu hari, jaringan yang sempat terdampak berhasil dipulihkan hingga mencapai 98,2 persen. Langkah cepat ini dinilai krusial untuk menjaga komunikasi masyarakat serta mendukung penanganan darurat di wilayah terdampak.

Example 300x600

Gempa yang berpusat di tenggara Bitung sempat mengganggu ratusan infrastruktur telekomunikasi. Dari total 2.236 site, sebanyak 223 site mengalami gangguan akibat terputusnya pasokan listrik dan dampak getaran.

Namun, melalui koordinasi intensif antara pemerintah dan operator seluler, sebanyak 219 site berhasil dipulihkan dalam hitungan jam. Saat ini, hanya tersisa beberapa titik yang masih dalam tahap perbaikan di wilayah Bitung, Minahasa, dan Minahasa Selatan.

Kemkomdigi juga langsung mengaktifkan Crisis Management Team melalui Posko Pusat Monitoring Telekomunikasi untuk memastikan seluruh proses pemulihan berjalan optimal. Dukungan genset dari operator menjadi solusi sementara dalam menjaga jaringan tetap berfungsi sebelum listrik kembali normal.

Selain itu, sistem peringatan dini atau Early Warning System dari BMKG turut berperan penting dalam memberikan informasi cepat terkait potensi gempa susulan dan tsunami kepada masyarakat di wilayah terdampak.

Tidak hanya fokus pada konektivitas, pengawasan spektrum frekuensi radio juga tetap berjalan. Sejumlah unit monitoring dilaporkan tetap beroperasi normal meski ada beberapa penurunan kualitas layanan yang masih dalam tahap pemantauan.

Pemerintah menegaskan bahwa stabilitas jaringan komunikasi menjadi prioritas utama dalam situasi darurat, mengingat perannya yang vital dalam koordinasi penanganan bencana serta penyebaran informasi kepada masyarakat.

Dengan capaian pemulihan yang cepat ini, diharapkan aktivitas masyarakat dapat segera kembali normal serta proses tanggap darurat berjalan lebih efektif.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *