KLIKKALTENG, Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara kini dipimpin oleh Penjabat (Pj.) Bupati Indra Gunawan, S.E., M.P.A., seorang birokrat senior Kementerian Dalam Negeri yang dikenal berintegritas, disiplin, dan berpengalaman luas dalam bidang administrasi kewilayahan.
Dilantik sebagai Pj. Bupati Barito Utara, Indra Gunawan diharapkan mampu membawa semangat baru dalam tata kelola pemerintahan daerah, dengan fokus pada pelayanan publik, pembangunan berkelanjutan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Indra Gunawan lahir di Tanjung Karang, Lampung, pada 15 Juli 1970. Ia dikenal sebagai sosok yang sederhana dan dekat dengan masyarakat. Dalam kesehariannya, ia gemar berolahraga dan menghabiskan waktu bersama keluarga.
Beliau merupakan suami dari Melly Novita, S.H., M.K.M., dan dikaruniai tiga putri: Marelda Khansa Gunawan, Syaghina Maitsa Gunawan, dan Kirana Syahla Gunawan.
Menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Lampung dan Jakarta, Indra menunjukkan prestasi akademik yang konsisten. Ia menamatkan pendidikan di SD Lampung Tengah (1983), SMPN 1 Tanjung Karang (1986), dan SMAN 65 Jakarta (1989).
Kemudian melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Islam Indonesia (UII) dan meraih gelar Sarjana Ekonomi Perusahaan (1994). Tak berhenti di situ, beliau menempuh pendidikan pascasarjana di Universitas Gadjah Mada (UGM) dan memperoleh gelar Magister Administrasi Publik (2012).
Kini, Indra tengah menjalani Program Doktoral di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) sebagai bentuk komitmennya dalam memperdalam ilmu tata kelola pemerintahan.
Perjalanan karier Indra Gunawan di lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dimulai sejak tahun 2009. Ia meniti karier dari jabatan fungsional hingga struktural strategis di pusat.
Beberapa jabatan penting yang pernah diembannya antara lain:
-
Kepala Subbidang Sistem Bidang Data dan Sistem Pusat Data Informasi, Komunikasi dan Telekomunikasi (2009)
-
Kepala Subbag Umum Bagian Tata Usaha Pusat Data dan Komunikasi (2010)
-
Kepala Seksi Wilayah IVA Subdit Perencanaan Pembangunan Wilayah IV Dit. PPD Ditjen Bangda
-
Kepala Bagian Perencanaan Anggaran pada Biro Perencanaan Sekretariat Jenderal Kemendagri (2015)
-
Direktur Toponimi dan Batas Daerah Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan (2019)
-
Plh. Direktur Satpol PP dan Perlindungan Masyarakat
-
Plh. Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan
-
Dan saat ini, menjabat sebagai Sekretaris Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri sejak 2020.
Kepiawaiannya dalam mengelola urusan pemerintahan daerah membuatnya dipercaya memimpin dua daerah strategis di Kalimantan Tengah sebagai Penjabat Bupati.
Sebelum ditugaskan ke Barito Utara, Indra Gunawan menjabat sebagai Penjabat Bupati Barito Timur (2023–2025). Di masa kepemimpinannya, ia menitikberatkan pada stabilitas pemerintahan, netralitas ASN, peningkatan pelayanan publik, serta persiapan Pemilu 2024 yang aman dan tertib.
Kini, di Barito Utara, Indra membawa semangat yang sama: memperkuat tata kelola pemerintahan, menjaga integritas birokrasi, dan mendorong pembangunan berbasis partisipasi masyarakat.
“Tugas utama penjabat bupati adalah menjaga keberlangsungan pemerintahan, pelayanan publik, serta memastikan program prioritas daerah berjalan efektif. Saya akan berupaya menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Indra dalam salah satu kesempatan.
Rekan-rekan kerja di Kemendagri mengenalnya sebagai pribadi tegas, inovatif, dan berkomitmen tinggi terhadap tugas. Dalam kepemimpinan, ia selalu mengedepankan akuntabilitas dan pelayanan publik yang berorientasi pada hasil.
Dengan latar belakang panjang di bidang administrasi kewilayahan dan pengalaman di pemerintahan pusat, kehadiran Indra Gunawan di Barito Utara diharapkan dapat membawa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah yang lebih kuat.
Sebagai penjabat bupati, Indra menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan yang sudah berjalan, memperkuat sektor infrastruktur, pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Ia juga bertekad menjaga netralitas birokrasi serta menciptakan iklim pemerintahan yang profesional dan transparan.
Kehadirannya di Barito Utara menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat untuk menuju pemerintahan yang bersih, berdaya saing, dan berpihak pada rakyat.


















