banner 728x250

Pj Bupati Barito Utara Tekankan Profesionalisme ASN dalam Orientasi dan Pembekalan CPNS–PPPK BPBD 2025

banner 120x600
banner 468x60

KLIKKALTENG, Muara Teweh – Penjabat (Pj) Bupati Barito Utara, Indra Gunawan, secara resmi membuka kegiatan Orientasi dan Pembekalan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) lingkup Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Utara Tahun 2025. Kegiatan berlangsung di Aula Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Utara, Selasa (10/6/2025).

Dalam sambutannya, Pj Bupati Indra Gunawan menyampaikan bahwa kegiatan orientasi dan pembekalan ini menjadi langkah awal penting bagi CPNS dan PPPK dalam memahami tugas pokok, fungsi, serta tanggung jawab sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Example 300x600

“Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta memiliki pemahaman mendalam tentang tugas dan tanggung jawabnya, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang penanggulangan bencana,” ujar Indra Gunawan.

Ia menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas di instansi yang berhubungan langsung dengan keselamatan masyarakat.

“Saya harap CPNS dan PPPK yang baru segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan menjalankan tanggung jawabnya dengan semangat pengabdian. Bekerjalah dengan profesional, junjung tinggi kejujuran, disiplin, dan semangat kerja sama tim,” tegasnya.

Pj Bupati juga menegaskan agar seluruh ASN memegang teguh Core Values ASN BerAKHLAK, yaitu Berorientasi pada pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif. Nilai-nilai tersebut, katanya, harus menjadi pedoman dalam melayani masyarakat dan menjalankan tugas kedinasan, terlebih di lingkungan BPBD yang menuntut kecepatan dan ketangguhan dalam situasi darurat.

“Pembekalan ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah bagian dari proses pembentukan karakter ASN yang tangguh, sigap, dan berempati terhadap masyarakat, khususnya dalam menghadapi bencana,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Indra Gunawan juga menyinggung kondisi geografis Kabupaten Barito Utara yang memiliki potensi bencana cukup tinggi. Berdasarkan Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) BNPB Tahun 2024, Barito Utara termasuk dalam kategori risiko bencana sedang, dengan tiga jenis bencana yang paling sering terjadi, yakni banjir, tanah longsor, dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Banjir yang terjadi pada April 2025 lalu berdampak terhadap lebih dari 60 ribu jiwa di sembilan kecamatan. Oleh karena itu, peran BPBD sangat krusial, dan kehadiran CPNS serta PPPK baru diharapkan dapat memperkuat kapasitas daerah dalam mitigasi dan penanganan bencana,” ucapnya.

Kegiatan pembekalan ini dirancang agar para peserta memahami secara teknis dan strategis penanganan bencana di daerah, mulai dari tahap mitigasi, kesiapsiagaan, hingga rehabilitasi pascabencana.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap, ASN yang ditempatkan di BPBD mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga keselamatan warga, sekaligus menjalankan tugas kemanusiaan dengan penuh tanggung jawab.

“Kesiapan SDM menjadi faktor kunci dalam penanggulangan bencana. Saya ingin seluruh ASN BPBD mampu bekerja cepat, tanggap, dan bersinergi lintas sektor,” tutup Indra Gunawan.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *