KLIKKALTENG, Muara Teweh – Dalam upaya memperkuat jaminan kehalalan dan keamanan pangan asal hewan di tengah masyarakat, Penjabat (Pj) Bupati Barito Utara Indra Gunawan, SE., MPA., menekankan pentingnya peran Juru Sembelih Halal (JULEHA) yang tidak hanya harus terampil secara teknis, tetapi juga memiliki pemahaman keagamaan yang baik serta tanggung jawab moral tinggi.
Pesan tersebut disampaikan Indra Gunawan saat membuka secara resmi Pelatihan Juru Sembelih Halal (JULEHA) Tingkat Kabupaten Barito Utara, yang digelar di Masjid Raya Shirathal Mustaqyim Muara Teweh, Sabtu (31/5/2025).
Dalam sambutannya, Pj Bupati Indra Gunawan menegaskan bahwa pelatihan ini menjadi bagian penting dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang penyediaan pangan halal.
“Pelatihan ini bukan sekadar rutinitas teknis, tetapi sebuah tanggung jawab besar dalam memastikan produk hewani yang dikonsumsi masyarakat benar-benar halal dan layak secara kesehatan. Seorang juru sembelih halal harus memahami tata cara penyembelihan sesuai syariat Islam, sekaligus menjaga kebersihan dan kesejahteraan hewan,” tegasnya.
Beliau juga menyebut bahwa keberadaan juru sembelih halal yang kompeten akan mendukung Barito Utara sebagai bagian dari ekosistem industri halal nasional.
“Kegiatan ini sejalan dengan visi Indonesia menuju pusat industri halal dunia. Oleh karena itu, para peserta diharapkan mampu menjadi juru sembelih bersertifikat yang profesional, bertanggung jawab, dan menjunjung tinggi nilai-nilai syariat Islam,” tambahnya.
Pj Bupati juga memberikan apresiasi tinggi kepada panitia penyelenggara dan JULEHA Kabupaten Barito Utara yang telah berperan aktif dalam menyukseskan kegiatan ini.
“Atas nama pemerintah dan masyarakat Barito Utara, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada panitia pelaksana serta para narasumber. Langkah ini merupakan bentuk nyata dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme juru sembelih halal di daerah kita,” ujarnya.
Lebih lanjut, Indra Gunawan menekankan bahwa pelatihan seperti ini diharapkan dapat mencetak SDM unggul yang mampu menjadi garda terdepan dalam mewujudkan ketahanan pangan halal di Barito Utara.
Ia juga mengingatkan agar seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam praktik di lapangan, baik di rumah potong hewan (RPH), rumah tangga, maupun dalam kegiatan penyembelihan hewan kurban.
“Jangan hanya berhenti di pelatihan, tetapi jadikan ini sebagai awal perubahan menuju profesionalisme penyembelihan halal di Barito Utara,” tutupnya.
Pelatihan Juru Sembelih Halal (JULEHA) ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai kecamatan di Kabupaten Barito Utara, dengan menghadirkan narasumber dari Kementerian Agama, Dinas Ketahanan Pangan, serta Lembaga JULEHA Indonesia.
Kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antar lembaga dalam mendukung gerakan produk halal dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi pangan yang aman, sehat, dan berkah.


















