banner 728x250

Pemprov Kalteng Percepat Pemerataan Pendidikan Lewat Distribusi Seragam dan Sepatu Gratis untuk Puluhan Ribu Siswa

Peluncuran program bantuan perlengkapan sekolah oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah ditandai dengan penyerahan simbolis seragam dan sepatu kepada siswa SMA/SMK/SKH sebagai upaya pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah. (Foto: Istimewa).
banner 120x600
banner 468x60

KLIKKALTENG, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menunjukkan langkah konkret dalam mempercepat pemerataan pendidikan dengan mendistribusikan puluhan ribu seragam dan sepatu sekolah gratis bagi siswa SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKH) di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.

Program yang digelar di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur pada Kamis (5/3/2026), ini menjadi bagian dari strategi besar pembangunan sumber daya manusia, sekaligus upaya meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu.

Example 300x600

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menegaskan bahwa pendidikan harus menjadi hak yang dapat diakses seluruh anak tanpa terkendala biaya.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Kami ingin memastikan tidak ada anak di Kalimantan Tengah yang terhambat sekolah hanya karena keterbatasan ekonomi,” tegasnya.

Dalam program ini, pemerintah menyalurkan berbagai perlengkapan sekolah, mulai dari seragam olahraga, batik khas Huma Betang, seragam putih abu-abu, hingga seragam Pramuka. Selain itu, bantuan juga mencakup sepatu, topi, dasi, dan ikat pinggang bagi siswa.

Secara keseluruhan, lebih dari 60 ribu siswa menjadi penerima manfaat yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota, termasuk wilayah pedalaman yang selama ini memiliki keterbatasan akses pendidikan.

Program ini merupakan bagian dari kebijakan unggulan melalui Kartu Huma Betang Sejahtera, yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas pendidikan dan pemerataan layanan dasar bagi masyarakat.

Selain bantuan perlengkapan, Pemprov Kalteng juga memberikan dukungan biaya pendidikan untuk memastikan kebutuhan siswa terpenuhi sejak awal tahun ajaran. Kebijakan ini diharapkan mampu menekan angka putus sekolah serta meningkatkan partisipasi pendidikan menengah di daerah.

Dengan adanya program ini, pemerintah optimistis kualitas pendidikan di Kalimantan Tengah akan semakin meningkat, sekaligus menciptakan generasi muda yang unggul dan berdaya saing.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *