banner 728x250

Pemprov Kalteng Genjot Efektivitas Program MBG, Distribusi Pangan Jadi Tantangan Utama

Pl t. Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Prov. Kalteng, Herson B. Aden, saat menyampaikan materi pada Diskusi Pemantauan Program Makan Bergizi Gratis di Neo Palma Hotel Palangka Raya. (Foto: Arl/MMC Kalteng)
banner 120x600
banner 468x60

KLIKKALTENG, Palangka Raya — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan efektif di seluruh wilayah, termasuk daerah terpencil. Hal ini disampaikan Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Prov. Kalteng Herson B. Aden pada kegiatan Diskusi Mekanisme Pemantauan Program MBG, Senin (17/11/2025).

Menurut Herson, keberhasilan program tidak hanya terletak pada penyediaan menu bergizi untuk siswa, tetapi juga pada kemampuan daerah memenuhi rantai pasok pangan lokal secara konsisten.

Example 300x600

“MBG ini bukan hanya program kesehatan, melainkan stimulan ekonomi. Ketika kebutuhan sekolah stabil, petani dan UMKM memiliki pasar yang terjamin,” jelasnya.

Namun ia mengingatkan bahwa Kalteng memiliki tantangan geografis yang unik. Banyak sekolah berada di wilayah sungai, hutan, dan permukiman terpencil, sehingga distribusi bahan pangan kadang membutuhkan waktu lebih lama dan biaya yang besar.

Untuk mengatasi hambatan tersebut, sejumlah strategi disiapkan, antara lain Pembentukan zona hub distribusi pangan di titik akses strategis, Pelibatan koperasi desa, BUMDes, dan UMKM sebagai pemasok utama komoditas, Penggunaan transportasi sesuai medan, termasuk armada sungai dan perangkat cold box, Pemetaan akses digital untuk memantau kendala wilayah secara real-time serta Koordinasi lintas OPD agar seluruh tahapan mulai suplai hingga pelaporan berjalan seragam.

Plt. Sekda melalui Herson juga menekankan bahwa keberlanjutan program sangat bergantung pada konsistensi daerah dalam menyelesaikan persoalan lapangan.

“Dengan penyelesaian bertahap, Program MBG bisa menjadi mesin pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Diskusi tersebut diikuti unsur Badan Gizi Nasional, OPD terkait, akademisi, serta Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) Kalteng.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *