KLIKKALTENG, Muara Teweh — Menyikapi kondisi banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Barito Utara, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara menggelar rapat koordinasi (rakor) untuk memperkuat langkah penanganan dampak bencana. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Setda Lantai I Muara Teweh, dipimpin langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Jufriansyah, Senin (21/4).
Rakor tersebut dihadiri oleh Kapolres Barito Utara, perwakilan Kodim 1013/Muara Teweh, Asisten Setda, Kepala Pelaksana BPBD, serta perwakilan dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Fokus utama pembahasan adalah koordinasi percepatan penanganan banjir, termasuk mekanisme penyaluran bantuan logistik, evakuasi warga terdampak, penanganan kesehatan darurat, serta pemulihan infrastruktur pasca banjir.
Dalam arahannya, Penjabat Sekda Jufriansyah menegaskan pentingnya kerja terpadu antarinstansi dan percepatan respons lapangan agar masyarakat terdampak segera mendapatkan bantuan.
“Rapat ini kita gelar untuk menyatukan langkah, menyusun strategi, dan memastikan seluruh pihak bekerja dalam satu koordinasi yang jelas. Tujuannya agar penanganan banjir di Barito Utara berjalan cepat, efektif, dan menyentuh seluruh warga terdampak,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya validasi data lapangan agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran. Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus berkoordinasi dengan BPBD, TNI-Polri, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan pihak kecamatan untuk memastikan setiap kebutuhan masyarakat terpenuhi dengan baik.
Sementara itu, perwakilan BPBD Barito Utara dalam laporannya menyampaikan bahwa pihaknya telah menurunkan tim ke sejumlah lokasi terdampak untuk membantu proses evakuasi dan distribusi bantuan logistik. Selain itu, pendirian posko tanggap darurat juga dilakukan di beberapa titik untuk memudahkan koordinasi di lapangan.
Melalui rapat koordinasi ini, Pemkab Barito Utara berharap langkah-langkah yang diambil dapat mempercepat proses penanganan bencana sekaligus meminimalkan dampak sosial ekonomi akibat banjir.
“Kami berkomitmen agar seluruh perangkat daerah bekerja secara terintegrasi dan tanggap terhadap situasi darurat, karena keselamatan dan kesejahteraan masyarakat adalah prioritas utama,” tutup Jufriansyah.
Rapat berlangsung kondusif dan menghasilkan sejumlah rekomendasi penting yang akan segera ditindaklanjuti oleh tim gabungan di lapangan.


















