banner 728x250

Pawai Ta’aruf MTQH XXXIII Warnai Muara Teweh, Antusias Peserta dan Warga Padati Kota

Bupati Barito Utara, Shalahuddin, melepas peserta Pawai Ta`aruf MTQH XXXIII

banner 120x600
banner 468x60

KLIKKALTENG, Muara Teweh – Ratusan peserta dari 13 kafilah kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah memeriahkan Pawai Ta’aruf Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) XXXIII yang digelar Minggu (16/11/2025). Area Bundaran Buah hingga Taman Kota Muara Teweh dipadati masyarakat yang antusias menyaksikan rangkaian pembuka MTQH tingkat provinsi tersebut.

Tahun ini, panitia menitikberatkan pada pawai taruk mobil mengingat jarak tempuh peserta serta kebutuhan efisiensi waktu. Kendaraan hias dari masing-masing kafilah menempuh rute sejauh lima kilometer melewati sejumlah ruas jalan utama Kota Muara Teweh.

Example 300x600

Ketua Seksi Pawai Ta’aruf MTQH XXXIII, Hery Jhon Setiawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sederhana namun tetap sarat makna kebersamaan.

“Pawai Ta’aruf bukan hanya seremoni. Ini momentum mempererat ukhuwah antarkafilah dan menghidupkan syiar Islam di Bumi Tambun Bungai. Antusias peserta luar biasa, termasuk dari daerah yang menempuh perjalanan jauh,” ujarnya.

Hery menambahkan bahwa pawai jalan kaki belum dapat dilaksanakan karena mempertimbangkan situasi dan kondisi penyelenggaraan. Meskipun demikian, kreativitas mobil hias tiap daerah tetap menjadi daya tarik utama bagi masyarakat yang hadir.

Pawai dilepas secara resmi oleh Bupati Barito Utara, Shalahuddin, yang hadir mewakili Gubernur Kalimantan Tengah.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalteng, kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh kafilah. Semoga pawai ini menjadi awal yang baik dan memperkuat nilai persaudaraan serta syiar Al-Qur’an,” ucapnya saat membuka kegiatan.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalteng, M. Yusi Abdhian, turut mengapresiasi pelaksanaan pawai yang berlangsung tertib, meriah, dan religius.

“Pawai Ta’aruf merupakan wujud kegembiraan umat dalam menyambut MTQH. Ini ajang memperkuat moderasi beragama serta menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an,” jelas Yusi.

Ia berharap MTQH XXXIII di Muara Teweh mampu melahirkan qari dan qariah terbaik yang akan membawa nama Kalimantan Tengah pada MTQ Nasional tahun mendatang.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *