banner 728x250

Hujan Deras Tak Halangi Petugas Damkar Palangka Raya Selamatkan Warga dari Ancaman Tawon Vespa

Tim rescue damkar saat evakuasi sarang tawon vespa di atas tandon air milik warga jalan giobos 7 Palangka raya.
banner 120x600
banner 468x60

KLIKKALTENG, Palangka Raya — Aksi heroik kembali ditunjukkan oleh petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palangka Raya. Di tengah hujan deras pada Selasa malam (28/10/2025), tim rescue Damkar mengevakuasi sarang tawon Vespa berukuran besar yang menempel di atas tandon air milik warga Jalan Giobos VII, Palangka Raya.

Meski kondisi cuaca tidak mendukung, petugas dengan sigap menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap dan peralatan khusus untuk menaklukkan serangan tawon beracun yang dikenal agresif itu.

Example 300x600

“Cuaca hujan tidak menjadi penghalang. Justru kami harus bergerak cepat karena posisi sarang sudah sangat dekat dengan rumah warga,” ujar Sucipto, salah satu anggota tim rescue Damkar Palangka Raya.

Sarang tawon tersebut ditemukan warga di belakang rumah, menempel di atas tandon air setinggi tiga meter. Warga yang khawatir langsung melapor ke petugas Damkar.

Menurut Sucipto, tawon Vespa memiliki racun yang bisa memicu reaksi fatal, terutama pada orang dengan alergi atau kondisi tubuh lemah.

“Sengatan tawon Vespa bisa menyebabkan pingsan, bahkan kematian. Jadi setiap laporan kami tanggapi serius,” tegasnya.

Untuk menghindari korban, petugas mengevakuasi sarang menggunakan cairan kimia pembius serangga agar koloni tawon tidak menyerang. Proses berlangsung sekitar satu jam, disertai pengamanan di sekitar lokasi agar warga tidak mendekat.

Setelah sarang berhasil diamankan, petugas kemudian membawa sarang menggunakan jaring khusus dan mengevakuasinya dengan mobil rescue menuju area hutan di luar kota. Di lokasi tersebut, sarang dilepaskan agar tidak lagi mengancam keselamatan warga.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk pendekatan ramah lingkungan.

“Kami tidak memusnahkan koloni tawon. Kami lepaskan di hutan agar tetap hidup di habitat alaminya,” jelas Sucipto.

Kepala Bidang Rescue Damkar Palangka Raya, Eko Wibowo, mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menyingkirkan sarang tawon sendiri, karena sangat berisiko.

“Laporkan saja ke kami. Petugas kami siap 24 jam. Keamanan warga lebih penting,” ujarnya.

Dalam beberapa bulan terakhir, Damkar Palangka Raya tercatat telah mengevakuasi lebih dari 10 sarang tawon Vespa dari permukiman warga. Banyak di antaranya ditemukan di atap rumah, pohon tinggi, hingga tempat penampungan air.

Eko menambahkan, musim pancaroba membuat populasi tawon meningkat karena mereka mencari tempat kering dan aman untuk bersarang.

“Kami harap masyarakat lebih waspada. Jangan biarkan sarang membesar baru dilaporkan,” imbaunya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *