banner 728x250

Gubernur Agustiar Sabran: Olahraga Jadi Pondasi Persatuan dan Pembentukan Karakter Generasi Muda Kalteng

Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo, Forkopimda, dan para kepala daerah se-Kalteng saat menutup Turnamen Sepak Bola Gubernur Cup 2025 di Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya. Kobar United keluar sebagai juara pertama.
banner 120x600
banner 468x60

KLIKKALTENG, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menegaskan bahwa olahraga tidak hanya tentang kompetisi dan prestasi, tetapi juga merupakan pondasi pembentukan karakter generasi muda dan sarana memperkuat persatuan daerah di Bumi Tambun Bungai.

Pesan tersebut disampaikan Gubernur saat menutup secara resmi Turnamen Sepak Bola Gubernur Cup Tahun 2025 yang digelar di Stadion Tuah Pahoe, Kota Palangka Raya, Rabu (5/11/2025).

Example 300x600

Turnamen bergengsi ini mempertemukan klub-klub sepak bola terbaik dari seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Tengah.

“Lebih dari sekadar mencari pemenang, turnamen ini adalah ajang memupuk rasa kebersamaan, menanamkan nilai sportivitas, dan membangun semangat pantang menyerah di kalangan anak muda Kalteng,” ujar Gubernur Agustiar Sabran di hadapan ribuan penonton yang memenuhi stadion.

Setelah melalui pertandingan yang sengit, Kobar United berhasil keluar sebagai juara pertama, disusul oleh Isen Mulang Selection di posisi kedua, dan Kobes All Star FC di peringkat ketiga.

Gubernur Agustiar mengapresiasi perjuangan seluruh tim yang telah tampil menjunjung tinggi semangat “Isen Mulang” pantang menyerah dalam setiap pertandingan.

“Kemenangan sejati bukan hanya di papan skor, tetapi pada semangat untuk terus berjuang dan menjaga persaudaraan antar daerah,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah provinsi akan terus memperkuat pembinaan olahraga di berbagai level usia melalui kerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga, sekolah, dan klub lokal.

Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung, dalam kesempatan yang sama mengatakan bahwa Turnamen Gubernur Cup bukan sekadar kompetisi tahunan, tetapi juga menjadi ajang seleksi dan regenerasi atlet muda yang akan mewakili Kalimantan Tengah di tingkat nasional.

“Kita ingin memastikan Kalteng punya talenta-talenta muda yang bisa bersaing di PON dan liga nasional. Dari lapangan inilah bibit-bibit terbaik kita lahir,” ujar Leonard.

Menurutnya, semangat olahraga yang tumbuh di kalangan masyarakat juga menjadi indikator meningkatnya rasa persatuan dan kebanggaan daerah.

Dalam penutupan turnamen, Gubernur Agustiar juga mengajak dunia usaha dan swasta di Kalimantan Tengah untuk turut berperan aktif dalam pembinaan olahraga daerah.

Ia menilai pembangunan sektor olahraga tidak bisa sepenuhnya bergantung pada pemerintah, melainkan memerlukan kolaborasi lintas sektor agar keberlanjutannya terjaga.

“Kami ingin olahraga menjadi bagian dari gaya hidup sehat masyarakat, sekaligus wadah anak muda untuk menyalurkan energi positif. Karena itu, kami butuh dukungan semua pihak,” kata Gubernur.

Gubernur menegaskan, ke depan Pemprov Kalteng akan mengagendakan Gubernur Cup sebagai event tahunan resmi yang tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga festival kebudayaan dan solidaritas antar daerah.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *