banner 728x250

Dorong Birokrasi Adaptif, BKD Kalteng Gunakan Profiling ASN untuk Petakan Talenta dan Arah Karier Pejabat Daerah

Para peserta Profiling ASN (ProASN) mengerjakan uji kompetensi. Foto: BKD Provinsi Kalimantan Tengah.
banner 120x600
banner 468x60

KLIKKALTENG, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) terus memperkuat reformasi birokrasi berbasis data dan kompetensi dengan melaksanakan Profiling ASN (ProASN) bagi Pejabat Administrator. Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam menciptakan tata kelola aparatur yang adaptif, transparan, dan sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Digelar di Aula CAT BKD Kalteng, Jumat (7/11/2025), kegiatan ini diikuti 191 peserta yang dibagi dalam dua sesi pelaksanaan. Program ProASN menjadi bagian integral dari upaya pemerintah menerapkan Sistem Merit, di mana pengelolaan aparatur sipil didasarkan pada kinerja, potensi, dan integritas, bukan kedekatan personal atau politik.

Example 300x600

Perwakilan BKN Regional VIII Banjarmasin, Arie Wibowo, dalam arahannya menegaskan bahwa Profiling ASN berfungsi sebagai alat diagnostik untuk memetakan potensi, gaya kepemimpinan, dan kapasitas manajerial pejabat publik.

“Setiap ASN memiliki potensi unik. Dengan profiling berbasis data, keputusan mutasi dan promosi tidak lagi bersifat subyektif, melainkan berbasis hasil objektif. Ini penting untuk memastikan birokrasi bergerak dinamis dan efisien,” ungkap Arie.

Ia menambahkan, pelaksanaan ProASN sejalan dengan arah kebijakan nasional yang menekankan pada transformasi SDM pemerintah agar lebih inovatif, profesional, dan berorientasi hasil (result-based government).

Kepala BKD Provinsi Kalteng, Lisda Arriyana, mengatakan bahwa program ini bukan sekadar kegiatan administratif, tetapi merupakan strategi jangka panjang dalam membangun profil talenta ASN Kalteng. Data yang dihasilkan akan menjadi dasar pengambilan keputusan terkait rotasi jabatan, promosi, hingga pengembangan karier.

“Kami ingin memastikan ASN Kalteng siap menghadapi perubahan zaman. Dengan data profil yang akurat, kita bisa menempatkan orang yang tepat di posisi yang tepat the right man on the right place,” ujar Lisda.

Selain itu, Lisda juga menegaskan bahwa Profiling ASN mendukung penerapan Manajemen Talenta Daerah yang sedang dikembangkan BKD bersama BKN. Dengan sistem ini, setiap pejabat akan memiliki career map yang jelas, termasuk potensi pengembangan ke jenjang kepemimpinan strategis di masa mendatang.

ProASN tidak hanya menilai kompetensi teknis, tetapi juga aspek kepemimpinan, etika, komunikasi, dan inovasi. Melalui tes dan asesmen yang terukur, peserta diharapkan memahami kekuatan serta area pengembangan dirinya.

“Profiling ini bukan ajang evaluasi semata, melainkan proses pembelajaran untuk mengenali potensi diri. ASN perlu terus beradaptasi agar mampu memberikan pelayanan publik yang cepat, efektif, dan humanis,” tambah Lisda.

Pelaksanaan program ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara BKD dan BKN, khususnya dalam pengembangan sistem Talent Management nasional yang mengedepankan digitalisasi dan integrasi data ASN di seluruh Indonesia.

Dengan implementasi ProASN, Kalimantan Tengah berupaya menciptakan birokrasi modern yang responsif terhadap tantangan pembangunan daerah. Langkah ini menjadi bagian dari visi “Kalteng Makin Berkah” menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas melalui aparatur yang kompeten dan berintegritas.

“Kita ingin birokrasi Kalteng tidak hanya disiplin dan patuh aturan, tapi juga mampu berpikir strategis, cepat beradaptasi, dan menjadi motor perubahan,” tegas Lisda.

Melalui program ini, BKD Kalteng optimistis dapat melahirkan generasi ASN unggul yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah di era digital dan globalisasi, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintahan.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *