JAKARTA – Nama Yasutomo Ihara, yang pernah dikenal sebagai pemeran pengganti karakter Ranger Hijau dalam serial Super Sentai, kembali mencuat ke publik. Namun kali ini, bukan karena aksi heroik di layar kaca, melainkan kisah kelam yang menyeretnya ke balik jeruji besi.
Ihara diketahui terlibat dalam puluhan kasus pencurian rumah di Jepang. Mantan stuntman tersebut memanfaatkan kemampuan fisiknya untuk memanjat dinding dan fasilitas umum demi masuk ke rumah-rumah target, hingga mendapat julukan “Pencuri Manusia Laba-laba” dari aparat setempat.
Di dunia hiburan Jepang, Ihara dikenal sebagai stuntman andal yang terlibat dalam sejumlah produksi besar, seperti Tensou Sentai Goseiger dan Kamen Rider OOO. Peran di balik kostum pahlawan membuatnya terbiasa melakukan adegan ekstrem dengan risiko tinggi.
Namun karier tersebut terhenti setelah ia mengalami cedera lutut serius. Kondisi tersebut membuat Ihara kehilangan pekerjaan tetap dan kesulitan ekonomi. Berdasarkan laporan kepolisian, dalam rentang waktu tertentu ia tercatat melakukan 43 kali pencurian, dengan total kerugian mencapai jutaan Yen.
Pada 2014, Ihara akhirnya ditangkap. Pengadilan Jepang kemudian menjatuhkan vonis lima tahun penjara pada 2020. Ironisnya, sebagian hasil kejahatan itu disebut hendak digunakan untuk membiayai pendidikan akting, demi kembali ke dunia hiburan.
Kisah Ihara menjadi pengingat bahwa gemerlap dunia hiburan tidak selalu sejalan dengan kehidupan nyata, bahkan bagi mereka yang pernah identik dengan sosok pahlawan.


















