banner 728x250

Barito Utara Kembali Ukir Prestasi Nasional, Raih Penghargaan Revitalisasi Bahasa Daerah dari Kemendikdasmen

banner 120x600
banner 468x60

KLIKKALTENG, Depok — Komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam menjaga dan melestarikan bahasa daerah kembali mendapat apresiasi nasional. Penjabat (Pj) Bupati Barito Utara, Muhlis, mewakili pemerintah daerah menerima penghargaan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia atas keberhasilan dalam program Revitalisasi Bahasa Ibu, Senin (26/5/2025) di Gedung Merah Putih PPSDM Kemdikdasmen, Depok, Jawa Barat.

Penghargaan ini menjadi yang kedua kalinya secara berturut-turut diterima oleh Pemkab Barito Utara. Setelah sebelumnya pada tahun 2024 menjadi satu-satunya kabupaten di Kalimantan Tengah yang memperoleh penghargaan, tahun ini Barito Utara kembali mencatat prestasi bersama dua daerah lainnya, yakni Kabupaten Barito Selatan dan Kabupaten Sukamara.

Example 300x600

Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati Muhlis menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas penghargaan ini, seraya menegaskan bahwa capaian tersebut bukan hanya milik pemerintah, tetapi hasil kerja bersama seluruh masyarakat Barito Utara.

“Ini adalah penghargaan untuk seluruh masyarakat Barito Utara. Pelestarian bahasa ibu merupakan tanggung jawab bersama, dan kami akan terus mendukung program ini demi menjaga keberlanjutan budaya serta kearifan lokal,” ujar Muhlis usai menerima penghargaan.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada kepala daerah yang dinilai aktif berkontribusi dalam pelestarian bahasa daerah.

“Bahasa ibu adalah jati diri bangsa dan bagian dari kekayaan budaya nasional. Tanpa dukungan pemerintah daerah, upaya pelestarian bahasa ini tidak akan berjalan optimal,” tegasnya.

Menurutnya, keberhasilan pemerintah daerah dalam menjalankan program revitalisasi bahasa menjadi contoh nyata sinergi antara pendidikan, kebudayaan, dan pelestarian kearifan lokal.

Program Revitalisasi Bahasa Ibu yang digagas Kemendikdasmen saat ini telah menjangkau 114 bahasa dan dialek di 38 provinsi di Indonesia. Program ini tidak hanya berfokus pada pelestarian bahasa, tetapi juga menanamkan kesadaran bagi generasi muda tentang pentingnya menjaga identitas lokal.

Acara penghargaan tersebut dirangkaikan dengan kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FBIN) Tahun 2025, dan penghargaan diserahkan secara langsung oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Atip Latipulhayat kepada para kepala daerah penerima.

Melalui penghargaan ini, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berkomitmen untuk terus mengembangkan program pendidikan berbasis budaya dan bahasa daerah. Pj Bupati Muhlis berharap, keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat untuk semakin mencintai dan menggunakan bahasa daerah dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita ingin bahasa daerah tetap hidup di tengah modernisasi. Bahasa ibu adalah bagian dari jati diri dan kebanggaan kita sebagai orang Barito Utara,” pungkasnya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *