KLIKKALTENG, Palangka Raya – Komando Daerah Militer (Kodam) XXII/Tambun Bungai terus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga stabilitas dan kerukunan di Kalimantan Tengah. Hal ini ditegaskan oleh Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, usai menerima kunjungan silaturahmi dan koordinasi dari jajaran pimpinan lembaga keagamaan dan pendidikan tinggi Islam di Palangka Raya, Selasa (4/11/2025).
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari persiapan penyambutan kunjungan kerja Menteri Agama Republik Indonesia ke Kalimantan Tengah, sekaligus momentum mempererat sinergi antara aparat pertahanan dan lembaga keagamaan dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan.
“Kami siap mendukung seluruh agenda Kementerian Agama dalam membangun harmoni sosial dan memperkuat semangat kebangsaan. TNI berperan tidak hanya dalam pertahanan, tetapi juga menjaga kerukunan antarumat beragama sebagai bagian dari ketahanan nasional,” tegas Pangdam Zainul Arifin.
Sinergi TNI dan Lembaga Keagamaan Diperkuat
Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Pangdam, hadir sejumlah tokoh penting, antara lain Plt. Kepala Kanwil Kemenag Kalteng H. Hasan Basri, Rektor UIN Palangka Raya Prof. Dr. H. Ahmad Dakhoir, M.H.I, Rektor IAHN Palangka Raya Dr. Mujiyono, S.Ag., M.Ag, dan Rektor IAKN Palangka Raya Telhalia, M.Th., D.Th.
Mereka menyampaikan apresiasi terhadap komitmen TNI dalam mendukung upaya menjaga toleransi dan stabilitas sosial di daerah. Pangdam menyebut bahwa Kodam XXII/Tambun Bungai memiliki program komunikasi sosial (komsos) yang kerap menyasar tokoh agama dan generasi muda untuk memperkuat pemahaman kebangsaan.
“Sinergi antarinstansi ini menjadi kunci dalam mencegah konflik sosial dan memperkuat persatuan. Kami ingin Kalimantan Tengah dikenal sebagai provinsi yang damai, berkarakter, dan penuh semangat kebersamaan,” ujar Zainul.
Dukungan untuk Kunjungan Menteri Agama
Selain koordinasi strategis, pertemuan juga membahas kesiapan pengamanan dan penyambutan kunjungan Menteri Agama RI yang direncanakan dalam waktu dekat. Kunjungan tersebut akan menjadi momentum memperkuat komitmen pemerintah pusat dan daerah dalam pembinaan kehidupan beragama di Kalteng.
Menurut Pangdam, Kodam XXII/Tambun Bungai telah menyiapkan personel dan sarana pengamanan secara menyeluruh, baik untuk kegiatan kunjungan maupun pertemuan lintas tokoh agama.
“Kami memastikan kunjungan berlangsung aman dan kondusif. Ini adalah kehormatan bagi Kalimantan Tengah untuk menunjukkan semangat toleransi yang menjadi ciri khas masyarakat Bumi Tambun Bungai,” tambahnya.
Kerukunan dan Kebangsaan Jadi Fondasi Kalteng Berkah
Kalteng dikenal sebagai daerah dengan tingkat toleransi tinggi antarumat beragama. Kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, tokoh agama, dan aparat TNI-Polri disebut sebagai pilar utama dalam menjaga harmoni tersebut.
Rektor UIN Palangka Raya, Prof. Ahmad Dakhoir, menyebut bahwa dunia pendidikan juga harus berperan aktif dalam menanamkan nilai persatuan di kalangan generasi muda.
“Kampus dan lembaga keagamaan adalah ruang pembentukan karakter. Dengan dukungan TNI dan Kemenag, kami ingin membangun generasi yang religius, nasionalis, dan siap menjaga Indonesia dari perpecahan,” katanya.
Dengan sinergi yang kuat antara TNI dan Kementerian Agama, Kalimantan Tengah diharapkan menjadi contoh provinsi yang tidak hanya aman dan damai, tetapi juga berkarakter dan berkeadaban tinggi.


















