banner 728x250

Atlet Pelajar Kalteng Tunjukkan Semangat Inklusif dan Pantang Menyerah di POPNAS dan PEPARPENAS 2025

Atlet pelajar Kalteng dari berbagai cabang olahraga berlaga di ajang POPNAS XVII dan PEPARPENAS XI 2025 di DKI Jakarta. Semangat “Isen Mulang” menjadi simbol perjuangan mereka membawa nama Kalimantan Tengah di kancah nasional.
banner 120x600
banner 468x60

KLIKKALTENG, Jakarta – Atlet-atlet muda Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali menunjukkan semangat luar biasa di ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (PEPARPENAS) XI Tahun 2025 yang tengah berlangsung di DKI Jakarta.

Tidak hanya berjuang untuk meraih prestasi, para atlet ini juga membawa pesan kuat tentang semangat inklusif, kesetaraan, dan daya juang generasi muda Kalteng.

Example 300x600

Wakil Ketua Kontingen Kalteng, Adi Nur Pajar, mengatakan bahwa sejak hari pertama, seluruh atlet memperlihatkan konsistensi dan semangat tinggi meski harus menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai provinsi di Indonesia.

“Kita tidak hanya bicara tentang medali, tapi tentang semangat untuk terus berjuang. Anak-anak kita tampil dengan tekad luar biasa, baik di POPNAS maupun PEPARPENAS,” ujarnya saat meninjau cabang panahan di Jakarta, Rabu (5/11/2025).

Kalteng menjadi salah satu provinsi yang aktif mengirimkan kontingen di dua ajang berbeda POPNAS untuk pelajar umum dan PEPARPENAS untuk pelajar disabilitas. Hal ini menunjukkan komitmen daerah dalam memberikan ruang yang sama bagi seluruh anak muda untuk berkembang melalui olahraga.

Adi menegaskan bahwa semangat inklusif ini merupakan bagian dari visi besar pembinaan olahraga pelajar di Kalimantan Tengah, agar setiap atlet tanpa memandang latar belakang dapat berprestasi dan berkontribusi bagi daerah.

“Anak-anak disabilitas kita punya semangat luar biasa. Mereka bukan hanya ikut berkompetisi, tapi juga menginspirasi atlet-atlet lainnya untuk terus berjuang,” tambahnya.

Pada hari ketiga, kontingen Kalteng berlaga di sejumlah cabang olahraga, seperti Para Atletik, Para Bulutangkis, Para Tenis Meja, Para Renang, serta cabang unggulan POPNAS seperti pencak silat, panjat tebing, panahan, dan sepak takraw.

Kabar baik datang dari cabang pencak silat, di mana atlet Kalteng berhasil melangkah ke babak semifinal dan berpeluang menyumbang medali tambahan. Sementara di cabang sepak takraw, Kalteng mencatat hasil gemilang usai menumbangkan Jambi dengan skor 2–0 setelah sebelumnya kalah dari DKI Jakarta.

“Kemenangan di laga kedua menjadi motivasi besar bagi tim untuk terus berjuang. Laga berikutnya melawan Sulawesi Tenggara akan jadi penentu posisi tiga besar,” kata Adi.

Di ajang PEPARPENAS XI, para atlet paralimpik Kalteng memperlihatkan ketangguhan luar biasa di cabang Para Atletik dan Para Renang. Meski menghadapi keterbatasan, mereka tetap tampil maksimal membawa nama daerah dengan penuh kebanggaan.

“Kami bangga dengan semangat mereka. Inilah arti sebenarnya dari Isen Mulang pantang mundur dalam keadaan apa pun,” ujar Muhtaram, Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kalteng yang turut mendampingi kontingen.

Melalui dua ajang bergengsi nasional ini, Kalteng menegaskan identitasnya sebagai provinsi yang menjunjung tinggi nilai pantang menyerah, sportivitas, dan kebersamaan.

Ajang POPNAS dan PEPARPENAS bukan sekadar perlombaan, melainkan wadah pembinaan karakter, disiplin, serta penghargaan terhadap keberagaman.

“Atlet-atlet muda Kalteng telah menunjukkan bahwa prestasi bukan hanya milik yang menang, tapi milik mereka yang tidak pernah menyerah,” pungkas Adi Nur Pajar.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *