KLIKKALTENG, Jakarta – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun sistem layanan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan. Melalui konsistensi pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Pemprov Kalteng meraih Universal Health Coverage (UHC) Award 2026 kategori Madya.
Penghargaan tersebut menjadi bukti keberhasilan Pemprov Kalteng dalam memastikan seluruh penduduk memiliki akses terhadap layanan kesehatan tanpa hambatan finansial. Berdasarkan data hingga akhir 2025, cakupan kepesertaan JKN di Kalimantan Tengah bahkan telah melampaui 100 persen.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Suyuti Syamsul, yang menerima penghargaan tersebut menyatakan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Universal Health Coverage bukan hanya target administratif, tetapi wujud nyata keberpihakan pemerintah terhadap hak dasar masyarakat atas layanan kesehatan,” tegas Suyuti.
Pemprov Kalteng secara aktif berkontribusi dalam pembiayaan iuran peserta PBI, baik melalui skema pembagian dengan pemerintah pusat maupun pembiayaan mandiri untuk kelompok PBPU dan BP. Langkah ini memastikan keberlanjutan layanan JKN di wilayah Kalimantan Tengah.
Direktur Utama BPJS Kesehatan menegaskan bahwa UHC Award merupakan bentuk apresiasi atas kepemimpinan daerah yang mampu menjaga keberlangsungan program JKN sekaligus melindungi masyarakat dari risiko finansial akibat masalah kesehatan.
Sementara itu, pemerintah pusat mendorong daerah dengan kategori Madya untuk meningkatkan capaian menjadi kategori Utama dengan tetap memperhatikan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat.
Pelaksanaan UHC Award 2026 juga sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan dan komitmen Indonesia dalam mencapai Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pada aspek kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.


















