banner 728x250

Program 1.000 Rumah Guru Diluncurkan, Pemprov Kalteng Berikan Subsidi DP Rp10 Juta untuk Tingkatkan Kesejahteraan Guru

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, menjelaskan Program 1.000 Rumah Guru Berkah yang memberikan subsidi uang muka (DP) sebesar Rp10 juta bagi guru yang memenuhi persyaratan, saat audiensi bersama Aliansi Pemuda Peduli Pendidikan Kalimantan Tengah (P3K) di Aula Pintar Disdik Kalteng, Palangka Raya.
banner 120x600
banner 468x60

KLIKKALTENG, Palangka Raya – Kejelasan pelaksanaan Program 1.000 Rumah Guru Berkah dengan skema DP 0 persen menjadi salah satu perhatian Aliansi Pemuda Peduli Pendidikan Kalimantan Tengah (P3K) dalam audiensi bersama Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Reza Prabowo, di Aula Pintar Disdik Kalteng, Senin (7/7/2026).

‎Perwakilan Aliansi P3K, Joseph F.J.W  mempertanyakan lokasi pembangunan rumah, jumlah guru yang telah menerima manfaat, besaran anggaran, hingga persyaratan bagi guru yang berhak mengikuti program tersebut. Menurut mereka, informasi mengenai program tersebut masih menimbulkan berbagai pertanyaan di kalangan masyarakat.

‎Menanggapi hal itu, Muhammad Reza Prabowo menegaskan bahwa Program 1.000 Rumah Guru bukan sekadar wacana, melainkan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dengan Bank Kalteng untuk membantu guru memiliki rumah layak huni.

‎”Program ini lahir karena kami menemukan masih ada guru yang belum memiliki rumah layak, bahkan ada yang tinggal di laboratorium sekolah. Kami ingin mempermudah akses kepemilikan rumah melalui skema yang lebih ringan, bukan membebani guru,” ujar Reza.

‎Ia menjelaskan, pemerintah memberikan subsidi uang muka sebesar Rp10 juta kepada setiap guru yang memenuhi persyaratan. Selain itu, guru juga memperoleh masa tenggang pembayaran cicilan selama tiga bulan setelah akad, sehingga memiliki waktu menyiapkan kebutuhan rumah sebelum mulai membayar angsuran.

‎Menurut Reza, program tersebut juga didukung aplikasi berbasis digital yang memungkinkan seluruh guru di Kalimantan Tengah mendaftarkan diri secara terbuka. Sistem itu dibuat untuk memastikan proses berjalan transparan dan memudahkan akses bagi guru yang membutuhkan.

‎Ia berharap program tersebut mampu meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik sekaligus menjadi solusi bagi guru yang selama ini kesulitan memiliki rumah akibat keterbatasan akses pembiayaan. (Rzn/Foto: Media Disdik) /Edt : EK

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *