banner 728x250

Pemprov Kalteng dan Angkasa Pura Siapkan Posko Monitoring, Pastikan Angkutan Udara Lebaran Aman dan Lancar

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah Yulindra Dedy menyematkan rompi kepada petugas saat Apel Pembukaan Posko Monitoring Angkutan Udara Lebaran di Bandara Tjilik Riwut, Jumat (13/3/2026).
banner 120x600
banner 468x60

KLIKKALTENG, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama pihak pengelola bandara memastikan kesiapan pelayanan transportasi udara menjelang arus mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026. Kesiapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan apel pembukaan Posko Monitoring Angkutan Udara di Bandara Tjilik Riwut, Jumat (13/3/2026).

Apel pembukaan posko tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Tengah Yulindra Dedy bersama jajaran pemangku kepentingan transportasi udara serta unsur keamanan di wilayah bandara.

Example 300x600

Dalam keterangannya, Yulindra Dedy menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Posko Monitoring Angkutan Udara Lebaran. Menurutnya, keberadaan posko ini sangat penting untuk memastikan kelancaran perjalanan masyarakat selama periode mudik.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mendukung penuh pengoperasian posko monitoring ini agar koordinasi antar penyedia jasa transportasi, regulator, dan aparat keamanan berjalan optimal,” ujarnya.

Sementara itu, General Manager PT Angkasa Pura I di Bandara Tjilik Riwut, I Made Dermawan menjelaskan bahwa pembentukan posko monitoring merupakan langkah strategis untuk memastikan operasional penerbangan selama periode angkutan Lebaran berjalan aman dan lancar.

Menurutnya, posko tersebut akan menjadi pusat koordinasi bagi berbagai instansi yang terlibat di lingkungan bandara, termasuk otoritas bandara, maskapai penerbangan, serta unsur keamanan dan pelayanan.

“Posko monitoring ini menjadi pusat koordinasi agar potensi kendala operasional dapat segera terdeteksi dan ditangani secara cepat,” jelas Made.

Selain itu, pihak bandara juga telah menyiapkan berbagai langkah antisipatif, mulai dari kesiapan fasilitas bandara, sumber daya manusia, hingga peningkatan koordinasi antarinstansi guna memastikan pelayanan kepada penumpang tetap optimal.

Dengan meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode mudik Lebaran, pengawasan dan pengendalian operasional penerbangan dinilai sangat penting untuk menjaga keselamatan serta kenyamanan penumpang.

Melalui sinergi antara pemerintah daerah, pengelola bandara, maskapai penerbangan, serta unsur keamanan, diharapkan pelayanan transportasi udara di Kalimantan Tengah dapat berjalan lancar sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan selamat.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *