banner 728x250

DMI Kalteng 2025–2030 Resmi Dilantik, Gubernur Agustiar Sabran Ajak Masjid Jadi Pusat Peradaban dan Persatuan Umat

Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran bersama Ketua Umum Pimpinan Pusat DMI H. Jusuf Kalla usai prosesi pelantikan Pengurus Wilayah DMI Kalteng Masa Khidmat 2025–2030 di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (12/11/2025). (Foto: Riv / MMC Kalteng)
banner 120x600
banner 468x60

KLIKKALTENG, Palangka Raya — Pelantikan Pengurus Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Kalimantan Tengah masa khidmat 2025–2030 berlangsung khidmat di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (12/11/2025).

Ketua Umum Pimpinan Pusat DMI, H. Jusuf Kalla, hadir langsung untuk melantik para pengurus baru yang akan menahkodai organisasi tersebut selama lima tahun ke depan.

Example 300x600

Pelantikan ini turut dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, yang juga dipercaya sebagai Ketua Umum DMI Wilayah Kalteng, bersama unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan para pejabat daerah.

Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan bahwa amanah ini bukan sekadar jabatan seremonial, tetapi sebuah tanggung jawab moral dan spiritual untuk menjadikan masjid sebagai pusat kemaslahatan umat.

“Masjid bukan hanya tempat ibadah, tapi juga pusat pendidikan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi. Dari masjid lahir generasi berilmu, berakhlak, dan cinta persatuan,” ujar Agustiar.

Gubernur mengajak seluruh pengurus dan masyarakat untuk bersinergi dalam memakmurkan masjid, memperkuat nilai-nilai ukhuwah Islamiyah, serta menjadikan masjid sebagai ruang moderasi dan toleransi umat.

“Kita ingin DMI hadir sebagai kekuatan moral untuk menjaga persatuan, memperkuat nilai Pancasila, dan memperkokoh harmoni antarumat beragama,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat DMI, H. Jusuf Kalla, dalam arahannya menegaskan bahwa peran masjid di Indonesia sangat strategis dalam memperkuat kehidupan sosial dan kebangsaan.

“Masjid harus menjadi tempat yang hidup, bukan hanya megah bangunannya. Di sana umat dibina, diberdayakan, dan disatukan tanpa sekat perbedaan,” ucap mantan Wakil Presiden RI tersebut.

Ia juga menekankan bahwa Indonesia patut bersyukur karena Islam di tanah air tumbuh dalam suasana damai dan moderat, jauh dari ekstremisme. DMI, katanya, harus terus menjaga semangat itu agar masjid menjadi tempat yang membawa kesejukan dan kemajuan.

“Masjid yang makmur bukan hanya ramai jamaahnya, tapi juga memberi manfaat sosial dan ekonomi bagi lingkungannya,” tambah Jusuf Kalla.

Pelantikan pengurus DMI Kalteng ini diharapkan menjadi titik tolak kebangkitan peran masjid di Bumi Tambun Bungai. Selain berfungsi sebagai tempat ibadah, DMI juga diharapkan memperluas kiprahnya di bidang pendidikan, dakwah, ekonomi syariah, dan pelayanan sosial bagi masyarakat.

Gubernur Agustiar Sabran menutup sambutannya dengan mengajak semua pihak untuk bekerja bersama dalam semangat kebersamaan dan keikhlasan.

“Mari kita jadikan DMI sebagai wadah yang membawa kemaslahatan dan kemajuan bagi umat dan bangsa,” tutupnya.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *