banner 728x250

3.000 Pelajar Kalteng Dilatih Disiplin dan Nasionalisme Lewat Persami KKRI, Bukti Nyata Sinergi Pendidikan dan TNI

Persami Bela Negara KKRI 2025 ini dirangkai dengan berbagai kegiatan seperti latihan kedisiplinan, baris-berbaris, penghormatan militer, pembinaan rohani, diskusi kebangsaan, dan motivasi kepemimpinan. Foto: Media Disdik Provinsi Kalteng.
banner 120x600
banner 468x60

KLIKKALTENG, Palangka Raya – Sebanyak 3.000 pelajar SMA dan SMK dari 391 sekolah se-Kalimantan Tengah mengikuti kegiatan Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) Bela Negara yang diselenggarakan oleh Kodam XXII/Tambun Bungai bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah. Acara berlangsung selama tiga hari di kawasan GOR Serbaguna Km 5,5 Jalan Tjilik Riwut, Palangka Raya, dan resmi dibuka pada Sabtu (1/11/2025).

Kegiatan ini bukan sekadar latihan fisik dan kedisiplinan, tetapi menjadi wadah untuk menanamkan jiwa nasionalisme, kepemimpinan, dan karakter kebangsaan di tengah arus modernisasi dan digitalisasi yang semakin kuat di kalangan pelajar.

Example 300x600

“Persami ini adalah wujud nyata komitmen kita dalam membangun generasi muda yang tidak hanya cerdas, tapi juga tangguh dan berkarakter. Di tengah derasnya arus globalisasi, anak-anak kita harus memiliki pegangan kuat: semangat bela negara dan cinta tanah air,” ujar Mayjen TNI Zainul Arifin, Pangdam XXII/Tambun Bungai, dalam sambutannya.

Kegiatan Persami Bela Negara KKRI 2025 dirangkai dengan beragam aktivitas edukatif dan kebangsaan seperti latihan baris-berbaris, penghormatan militer, pembinaan rohani, diskusi kebangsaan, dan motivasi kepemimpinan. Seluruh rangkaian diarahkan untuk membentuk pelajar yang memiliki rasa tanggung jawab, integritas, dan etika sosial yang kuat.

Pangdam menegaskan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bagian penting dari pembinaan mental dan moral pelajar, yang menjadi fondasi dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.

“Anak-anak muda harus menjadi teladan di lingkungannya. Jangan mudah terjerumus dalam hal-hal negatif seperti narkoba, tawuran, atau pergaulan bebas. Jadilah generasi yang disiplin, jujur, dan mencintai bangsanya,” pesannya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, mengatakan bahwa kegiatan Persami KKRI akan dijadikan agenda tahunan karena terbukti efektif dalam membangun karakter pelajar.

“Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tapi bagian dari pembinaan karakter peserta didik. Melalui Persami, kami ingin menanamkan rasa cinta tanah air, disiplin, serta semangat gotong royong yang mulai luntur di sebagian generasi muda,” ungkap Reza.

Ia menambahkan bahwa penyelenggaraan kali ini merupakan yang terbesar secara nasional dalam satu sesi. Selain itu, sekolah-sekolah di daerah yang tidak hadir secara langsung juga mengikuti kegiatan ini secara daring.

“Kami ingin semangat bela negara menjangkau seluruh pelosok Kalteng. Karena karakter dan nasionalisme harus menjadi ruh dari pendidikan kita,” tegasnya.

Kegiatan ini menunjukkan kolaborasi erat antara TNI dan Pemerintah Daerah dalam membangun generasi muda yang berjiwa nasionalis dan siap menghadapi tantangan zaman.

Gubernur Kalteng, melalui sambutannya yang disampaikan oleh perwakilan Disdik, menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia berkarakter adalah bagian dari misi besar Kalteng BerAKHLAK dan penuh KeBERKAHan.

Persami Bela Negara KKRI 2025 diharapkan menjadi model pembinaan pelajar yang dapat direplikasi di seluruh kabupaten dan kota di Kalteng.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti di sini, tapi menjadi budaya baru dalam pendidikan karakter pelajar Kalteng. Kita ingin anak-anak tumbuh sebagai pemimpin masa depan yang tidak hanya unggul akademik, tapi juga memiliki semangat bela negara,” pungkas Reza.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *